Sekolah Rakyat Makassar: Ketika Anak Orang Kaya Ikut Berebut Pendidikan Gratis

Padahal sekolah ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak dari kategori miskin ekstrem.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 11 Juli 2025 | 20:08 WIB
Sekolah Rakyat Makassar: Ketika Anak Orang Kaya Ikut Berebut Pendidikan Gratis
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Nur Alam [Suara.com /Loresia Clara]

Seluruh kebutuhan pendidikan siswa seperti seragam, perlengkapan belajar, konsumsi tiga kali sehari dan dua kali snack, hingga pendampingan karakter disediakan oleh negara.

Kata Nur Alam, sistem boarding school diharapkan membentuk kemandirian dan membangun solidaritas di kalangan siswa.

Sementara, untuk mendukung pembelajaran, sebanyak 13 guru telah disiapkan oleh Kemensos, termasuk kepala sekolah.

Seluruhnya merupakan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Mereka tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi pengasuh dan pembimbing siswa di lingkungan asrama.

Baca Juga:Makassar Bakal Punya Stadion Megah! Rp500 Miliar Digelontorkan, Kapan Rampung?

Sekolah ini juga menerapkan pendekatan holistik.

Selain pelajaran akademik, siswa mendapatkan pendidikan karakter, penguatan nilai sosial, serta kegiatan harian untuk membangun kedisiplinan dan etos kerja.

Setiap kelompok siswa juga didampingi wali siswa sebagai pendamping keseharian. Sama seperti sekolah pada umumnya.

"Jadi di sekolah ini juga jadi tempat untuk menanamkan nilai dan membentuk masa depan anak-anak yang sebelumnya nyaris kehilangan harapan karena kondisi ekonomi," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Malik Faisal memastikan peresmian sekolah rakyat di Sulawesi Selatan akan dilakukan pada 14 Juli, pekan depan.

Baca Juga:Banjir Sulsel: Saat Peringatan Kalah Cepat dari Air Bah, Teknologi Tertidur Pulas

Kata Malik, ada empat titik sekolah rakyat yang dibangun oleb Kementerian Sosial dan akan langsung beroperasi pada bulan ini. Sedangkan sisanya secara penuh pada Agustus mendatang.

"Ada 1 di Gowa, 2 di Makassar dan 1 di Takalar," ucapnya.

Kata Malik, pemerintah berencana membangun 15 titik sekolah rakyat di Sulsel. Selain daerah di atas, ada juga di Bone, Parepare, Sinjai, Sidrap, Wajo, Soppeng dan Barru.

"Total siswa yang akan diterima pada tahun ajaran 2025/2026 di Sulsel sebanyak 1.750 anak," ucap Malik

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini