Penjaga Pos Cabul, Pendaki 12 Tahun Dilecehkan Saat Hipotermia di Gunung Bawakaraeng

Pelaku terancam hukuman pidana penjara antara 5 hingga 15 tahun.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 12 Mei 2025 | 21:10 WIB
Penjaga Pos Cabul, Pendaki 12 Tahun Dilecehkan Saat Hipotermia di Gunung Bawakaraeng
Pelaku pencabulan di sekitar Gunung Bawakaraeng saat diinterogasi. [Kontributor/Lorensia Clara Tambing]

SuaraSulsel.id - Entah apa yang ada di pikiran Tikus atau Yusran. Pria ini ditangkap oleh tim Resmob Polres Sinjai atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Korbannya adalah seorang anak di bawah umur berinisial IAS (12).

IAS mengaku mengalami pelecehan saat tengah menderita hipotermia dalam perjalanan turun dari gunung Bawakaraeng beberapa waktu lalu.

Baca Juga:Terungkap! Dosen UNM Diduga Cabuli Mahasiswa Sesama Jenis, BEM Cari Korban Lain

Kasatreskrim Polres Sinjai, AKP Andi Rahmatullah mengatakan, Yusran atau Tikus mengambil kesempatan dalam kesempitan. Ia diduga melecehkan IAS yang sedang kedinginan saat mendaki.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 20 April 2025 sekitar pukul 23.00 WITA.

Saat itu, kata Andi, korban melakukan pendakian bersama 10 orang temannya melalui jalur Dusun Tassoso, Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat.

Setelah satu hari pendakian, rombongan memutuskan untuk turun dan sempat beristirahat di Pos 8 untuk membereskan peralatan pendakian.

Namun, tiba-tiba pelaku mendatangi korban dan teman-temannya di Pos 8. Ia mengaku sebagai penjaga pos.

Baca Juga:"Dosen Pemerkosa Kena Skorsing, Mahasiswa Protes Kena DO": Spanduk BEM FKM Unhas Picu Panggilan Komdis

"Namun korban tidak menanggapi pernyataan pelaku dan terus membereskan peralatan pendakian. Rombongan lalu melanjutkan perjalanan turun," ujarnya dikutip Senin (12/5/2025).

Kata Andi, setelah rombongan meninggalkan Pos 8 dan melanjutkan perjalanan turun menuju Pos 7, korban mengalami hipotermia.

Rombongan kemudian berhenti untuk beristirahat. Dalam kondisi itulah, pelaku kembali muncul dan mendekati korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dari keterangan korban, pelaku memeluk dari samping, mencium pipi dan kening korban tanpa persetujuan.

Pelaku juga mengucapkan kalimat yang bersifat pribadi berulang kali.

"Pelaku langsung memeluk korban dari samping kiri, mengunci tubuh korban dengan kedua kakinya dalam posisi duduk, lalu mencium pipi korban selama sekitar lima detik," ujar Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini