suara mereka

Sensasi Beribadah di Masjid Taman Surga Suku Bajo Sulawesi Tenggara

Sejumlah warga menggunakan sampan menuju masjid

Muhammad Yunus
Rabu, 27 Maret 2024 | 13:45 WIB
Sensasi Beribadah di Masjid Taman Surga Suku Bajo Sulawesi Tenggara
Foto udara masjid Taman Surga Al Muqorramah yang terletak di tengah-tengah perkampungan Suku Bajo di Dusun Kaudalani, Desa Tanailandu, Buton Tengah, Sulawesi Tenggara [SuaraSulsel.id/ANTARA]

SuaraSulsel.id - Sore itu, angin laut yang bertiup dari barat menyertai dayungan sampan seorang pria. Dia melintasi deretan rumah terapung menuju masjid yang berdiri kokoh di sudut perkampungan Suku Bajo, Desa Tanailandu, Mawasangka, Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, yang berada sekitar 1 Km dari bibir pantai.

Desa Tanailandu memliki lima dusun, yakni Oelambele, Wasindoli, Batuawu, Oeponda, dan Kaudani, yang dihuni sekitar 354 kepala keluarga (KK) dengan total penduduk 1.468 jiwa.

Selain pria itu, sejumlah warga dengan menggunakan sampan secara bersamaan mengikuti dari belakang menuju masjid yang berjarak sekitar 20 meter dari mereka. .

Pria itu pun menyapa mereka dengan nada tanya, "Mau ashar ke masjid juga?".

Baca Juga:Detik-detik Pria Meninggal Saat Baca Al Qur'an di Masjid Kampus UNM, Netizen Cemburu

Pria itu adalah Rafiudin, yang juga Kepala Desa Tanailandu. Desa itu, salah satu dusunnya adalah kampung bagi Suku Bajo.

Bagi masyarakat Suku Bajo yang mayoritas beragama Islam dan berprofesi sebagai nelayan dan pembudi daya rumput laut. Keberadaan masjid tersebut merupakan berkah, karena pembangunannya sejak 2021 sempat terhenti karena kurangnya dana, yang kemudian baru dilanjutkan kembali dan rampung pada 2024.

Masjid yang menyerupai Ka'bah itu bernama Taman Surga Al-Muqarromah, terletak di Dusun Kaudani yang dihuni sekitar 64 kepala keluarga, dengan total penduduk di permukiman Suku Bajo itu sebanyak 264 jiwa.

"Ka'bah, kami pilih karena di Buton Tengah belum ada masjid yang menggunakan model itu, dan kami warga Suku Bajo melakukan shalat berjamaah di sini, bisa sampai 100 orang," kata Rafiudin.

Masjid yang terletak di sudut permukiman dan merupakan satu-satunya masjid di kampung Bajo itu mempunyai ukuran 10 x 10 meter dan dapat menampung sekitar 100 orang.

Baca Juga:Terciduk! Pria Bercadar Salat di Tempat Wanita, Begini Endingnya

Selain bangunan yang menyerupai Ka'bah, masjid itu memiliki gerbang pintu di tiga sisinya yang berbentuk mirip sampan berderet tiga dan menyerupai gigi hiu.

Masjid itu juga dilengkapi 16 jendela, sehingga ketika berada di dalamnya, jendela-jendela ini seperti lukisan dinding karena membingkai pemandangan permukiman Suku Bajo yang berada di tengah laut.

Di depan masjid yang telah berdinding beton ini terdapat jembatan kayu yang memanjang sekitar 30 meter menuju permukiman dan terdapat tiang untuk tempat menambatkan sampan milik warga.

Bagi masyarakat Suku Bajo, sampan dan jembatan kayu menjadi satu-satunya sarana penghubung antarrumah dan ke masjid di permukiman terapung tersebut.

Untuk aktivitas sehari-hari, mereka biasanya menggunakan sampan atau berjalan kaki melewati jembatan kayu, dan katinting atau perahu bermesin yang digunakan ketika melaut atau menuju ke daratan untuk menjual hasil tangkapan serta berbelanja kebutuhan rumah tangga.

Bagi mereka, jembatan kayu dengan lebar sekitar 1.5 meter tersebut mempunyai fungsi seperti jalan raya bagi masyarakat yang ada di daratan, sementara sampan dan perahu katinting menjadi transportasi utama layaknya motor atau mobil di perkotaan.
Meskipun demikian, tidak semua fasilitas di darat bisa ditemui di Kampung Bajo itu, salah satunya fasilitas penerangan. Saat ini cuma masjid itu yang memiliki lampu dan mendapat aliran listrik dari darat, sementara rumah-rumah warga masih menggunakan pelita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini