Tim SAR Temukan Dua Korban Tewas di Jeneponto dan Maros

Tim SAR mengevakuasi dua jasad yang tenggelam di dua tempat berbeda

Muhammad Yunus
Senin, 12 Februari 2024 | 20:34 WIB
Tim SAR Temukan Dua Korban Tewas di Jeneponto dan Maros
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Muchlis Ade Putra korban tenggelam di Air Terjun Pungbunga Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros., Sulawesi Selatan, Senin (12/2/2024) [SuaraSulsel.id/ANTARA]

SuaraSulsel.id - Tim SAR Makassar, Sulawesi Selatan berhasil mengevakuasi dua jasad yang tenggelam di dua tempat berbeda yakni di Bendungan Sungai Kalakkara, Kabupaten Jeneponto dan di air terjun Pungbunga, Kecamatan Tompo bulu, Kabupaten Maros.

Dua jasad itu atas nama Amil usia 14 tahun di Bendungan Sungai Kalakkara dan Muchlis Ade Putra usia 23 tahun di air terjun Pungbunga.

"Korban Amil ditemukan pada pagi hari, tidak lama setelah tim keluar untuk melakukan pencarian, tepatnya pada pukul 08.30 Wita, sekitar kurang lebih 200 meter dari lokasi kejadian. Jenazahnya sudah dipulangkan ke rumah duka," kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Mexianus Bekabel, Senin 12 Februari 2024.

Korban Amil sebelumnya dilaporkan rekannya tenggelam saat ikut berenang di Bendungan Sungai Kalakkara, Jeneponto, pada Sabtu, 10 Februari 2024, sekitar pukul 16.00 Wita. Korban dinyatakan hilang selama dua hari dan jasadnya baru ditemukan pagi tadi.

Korban diketahui warga Belokallong, Kecamatan Binamu Jeneponto ini ditemukan di hari ketiga pencarian oleh Tim SAR Gabungan yang di koordinir Basarnas sekitar 200 meter dari lokasi titik awal korban diduga tenggelam.

Baca Juga:Pj Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Pangan Presiden Jokowi di Jeneponto

Di tempat terpisah, korban Muchlis Ade Putra juga ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Pemuda asal Kabupaten Gowa ini dilaporkan tenggelam pada Ahad, 11 Februari 2024 di Air Terjun Pungbunga.

"Setelah tim melakukan penyelaman, korban ditemukan di sekitar lokasi tenggelamnya pada pukul 09.30 Wita di kedalaman kira-kira empat meter. Kondisinya dalam keadaan tidak bernyawa," kata Mexianus.

Sebelumnya, korban bersama empat rekannya rekreasi di air terjun setempat. Korban mencoba masuk ke dalam sungai yang ternyata dalam, dan sempat berenang namun arusnya deras sehingga tidak kelihatan lalu tenggelam.

Rekan korban yang melihat kejadian ini, kemudian melapor ke aparat desa setempat, selanjutnya Kepala Desa Bonto Manurung melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Makassar.

Atas kejadian ini, Kepala Kantor Basarnas Makassar mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan saat berekreasi, apalagi yang beraktivitas di tempat yang memiliki risiko seperti sungai yang debit airnya meningkat di musim penghujan.

Baca Juga:Kejari Pangkep dan Kejari Maros Ajukan Restoratif Justice, Ini Kasusnya

"Kami berharap agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan dirinya, apalagi ketika beraktivitas di sekitar sungai," kata Mexianus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini