Tersisa 3 Hari Waktu Kampanye, Jokowi Tersenyum: Saya Tidak Akan Kampanye

Presiden Jokowi menegaskan tidak akan menggunakan hak untuk kampanye

Muhammad Yunus
Rabu, 07 Februari 2024 | 19:43 WIB
Tersisa 3 Hari Waktu Kampanye, Jokowi Tersenyum: Saya Tidak Akan Kampanye
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. [YouTube Sekretariat Presiden]

SuaraSulsel.id - Presiden Jokowi menegaskan tidak akan menggunakan hak untuk kampanye. Meski menurutnya, ada aturan yang membolehkan presiden untuk kampanye.

"Apakah pertanyaannya saya akan kampanye, jawabannya tidak. Saya tidak akan kampanye," kata Jokowi.

Berdasarkan jadwal pemilu 2024 yang dirilis KPU, waktu pemungutan suara dilakukan tanggal 14 Februari 2024. Maka dapat disimpulkan para calon peserta pemilu baik caleg maupun capres-cawapres diberikan waktu melakukan kampanye hingga 10 Februari 2024.

Kemudian mulai 11-13 Februari 2024 merupakan masa tenang

Baca Juga:Profil Calon Presiden Paling Populer Menurut Survei Populi Center, Apa Mungkin Satu Putaran?

Wakil Kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Sudirman Said, menginginkan Presiden Jokowi menjadi teladan selama proses Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Ia menjelaskan, presiden harus menunjukkan sikap netral atau tidak berpihak kepada pasangan calon manapun, meskipun yang sedang berkompetisi adalah anaknya sendiri.

"Perkataan dan perbuatan presiden harus selaras. Kami merindukan keteladanan yang selaras antara kata-kata yang diucapkan dengan perbuatan," kata Sudirman usai menghadiri diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Dialog Nusantara (FDN) dengan tema "Pilpres dan memulihkan distorsi kompetisi menjadi kompromi" di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pernyataan presiden kerap tidak sejalan dengan apa yang diperbuatnya, sehingga menimbulkan kesan tidak netral selama berjalan-nya Pilpres 2024.

Sudirman menambahkan, fenomena itu memicu banyaknya pernyataan sikap civitas academica dari berbagai perguruan tinggi yang menilai krisis etika dan moral politik dilakukan oleh presiden.

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu berharap, Presiden Jokowi bisa menunjukkan sikap seorang pemimpin yang adil atau tidak memihak, sehingga kualitas demokrasi dalam momentum pemilu bisa terjaga.

Sementara itu, pernyataan kritik terkait kondisi negara dan penyelenggaraan pemilu, terus dilakukan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia beberapa waktu terakhir.

Sejumlah kampus seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) telah menyampaikan pernyataan dan kritikan kepada penyelenggara pemilu dan juga Presiden Jokowi, agar bersikap netral selama Pemilu 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini