Menanggapi kemiskinan desa, Bahtiar menyatakan bahwa penanganan tidak hanya dapat dilakukan melalui program pemerintah. Partisipasi masyarakat dan pengusaha diperlukan untuk mengembangkan desa, termasuk melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan partisipasi masyarakat dalam permodalan. Ini akan memperkuat perekonomian desa.
Program Budidaya Pisang yang diperkenalkan di Sulsel dianggap efektif dalam mengatasi masalah pangan, stunting, dan kemiskinan. Pisang, sebagai komoditas yang dekat secara kultural dengan masyarakat Sulsel, mendapat dukungan dari Paiman.
"Saya mendukung kebijakan Pak Gubernur untuk meningkatkan jumlah lahan untuk budidaya pisang. Rata-rata di Sulawesi, pohon pisang dapat tumbuh dan berkembang dengan mudah. Oleh karena itu, ini perlu diperluas bahkan menjadi ikon bagi Pak Gubernur sebagai provinsi pisang. Ini dapat menjadi potensi wisata karena pisang," pungkasnya.
Baca Juga:40 Persen Dana Desa Sulawesi Selatan untuk Program Ketahanan Pangan