"Kita juga akan pamerkan produk mereka. Ada beberapa dari daerah lain, termasuk Makassar dan sekitarnya. Mereka siap keluar dari program bantuan sosial, tapi kita harus make over produknya," jelas Risma.
Mantan Wali kota Surabaya itu mengatakan fokus AHLF salah satunya untuk mendorong disabilitas menjadi pengusaha. Mereka tidak harus bekerja dengan orang lain agar tidak ketergantungan.
Diketahui, kegiatan AHLF on Enabling Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 berlangsung di Makassar pada 10-12 Oktober 2023.
Peserta forum terdiri dari Menteri dan Pejabat Senior ASEAN yang bertanggung jawab atas kesejahteraan sosial dan pembangunan di badan sektoral terkait, entitas terafiliasi ASEAN dan mitra.
Forum AHLF akan mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi ASEAN dalam memperkuat pembangunan inklusif disabilitas, termasuk melalui pembelajaran dari dampak situasi pandemi terhadap kehidupan para penyandang disabilitas.
Forum tersebut juga akan mengevaluasi kemajuan upaya pengarusutamaan penyandang disabilitas ke dalam seluruh pilar Masyarakat ASEAN melalui Tinjauan Jangka Menengah ASEAN Enabling Masterplan (AEM) tahun 2025 dan memproyeksikan kerja sama dan kemitraan yang efektif ke depan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing