Kisah Gustiani Resya Iswaria, Penari Cilik Tanpa Tangan Memukau Dunia

Bocah cilik asal Bali yang lahir tanpa tangan, tampil menawan dengan tarian pendet khas Bali

Muhammad Yunus
Selasa, 10 Oktober 2023 | 15:42 WIB
Kisah Gustiani Resya Iswaria, Penari Cilik Tanpa Tangan Memukau Dunia
Gustiani Resya Iswaria, penari disabilitas asal Bali tampil di The ASEAN High Level Forum (AHLF) 2023 on Enabling Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 di Makassar, Selasa, 10 Oktober 2023 [SuaraSulsel.id/ Lorensia Clara Tambing]

SuaraSulsel.id - Gustiani Resya Iswaria, bocah cilik asal Bali yang lahir tanpa tangan, tampil menawan dengan tarian pendet khas Bali di depan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini dan delegasi perwakilan negara Asean.

Gustiani, yang berusia 10 tahun, mengaku sangat senang bisa tampil di Forum Tingkat Tinggi ASEAN (AHLF) 2023 on Enabling Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 di Makassar.

"Senang banget deh, sumpah, gak bohong. Kayak gimana ya rasanya (bangga)," ujarnya pada The ASEAN High Level Forum (AHLF) 2023 on Enabling Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 di Makassar, Selasa, 10 Oktober 2023.

Ia mengaku tidak menyangka bisa tampil di hadapan para penyandang disabilitas lainnya dan delegasi dari 11 negara ASEAN.

Baca Juga:Penyandang Disabilitas di Jatim Dapat Pelatihan Entrepreneurship, Gubernur Khofifah: Agar Berdaya dan Mandiri

Gustiani mengatakan, ia sudah menari sejak berusia empat tahun. Ia mengaku tidak pernah merasa minder dengan kondisi fisiknya. Justru, ia menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkarya.

Gustiani bercita-cita menjadi guru tari dan punya sanggar sendiri. Ia ingin menginspirasi penyandang disabilitas lainnya untuk tidak menyerah dan terus berkarya.

"Saya cita-cita jadi guru tari," tuturnya.

"Kita pasti punya kekurangan. Semua manusia, Tuhan kasih kekurangan tapi kita harus punya semangat yang luar biasa. Kita punya kelebihan tapi tersembunyi, kayak saya bisa nari, bisa lukis. Jadi kita ga boleh nyerah," tuturnya.

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini mengatakan, ia sengaja menampilkan para penari dan pemusik disabilitas di AHLF 2023. Ia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa penyandang disabilitas di Indonesia sangat mandiri dan mampu berkarya.

Baca Juga:Kalahkan Thailand hingga Vietnam, Liga 1 Dinobatkan sebagai Kompetisi Paling Bernilai di ASEAN

Risma juga mengatakan, pemerintah Indonesia terus mendorong penyandang disabilitas untuk mandiri dan berwirausaha.

Ia berharap, dengan begitu, penyandang disabilitas dapat meningkatkan perekonomian mereka dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

AHLF 2023 berlangsung di Makassar pada 10-12 Oktober 2023. Forum tersebut membahas berbagai tantangan dan upaya penguatan pembangunan inklusif disabilitas di ASEAN.

Dorong Disabilitas Mandiri dan Berwirausaha

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini mengatakan para penyandang disabilitas di Indonesia juga sangat mandiri. Beberapa dari mereka bahkan menjadi pelaku UMKM dan didorong untuk berwirausaha.

Menurutnya, dengan mengajarkan mereka menjadi mandiri, akan meningkatkan perekonomian. Asal difasilitasi dengan alat bantu gerak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini