Fatmawati sendiri mengatakan akan mundur setelah daftar calon tetap (DCT) sudah diketok oleh KPU pada bulan November.
Ia juga menegaskan dirinya maju bukan karena ngebet menggantikan SYL. Namun, ia tunduk terhadap perintah partai.
Ia juga membenarkan jika nama Syahrul sudah tidak terdaftar sebagai bakal Caleg DPR RI lagi. Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu diminta untuk fokus terhadap proses hukum yang sedang bergulir.
"Kemarin keputusannya karena dia harus fokus di proses hukumnya, jadi (sudah tidak). Jadi jangan adu domba saya dengan pak Syahrul, beliau lagi kena musibah tidak ada maksud untuk mengganti," tegas Fatmawati.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing