Rayakan Kemenangan PSM Makassar, Seniman Buat Lukisan Raksasa Bernardo Tavares dan Kapten Juku Eja

Puluhan seniman jalanan di Kota Makassar melukis di tembok setinggi 6,7 meter

Muhammad Yunus
Minggu, 16 April 2023 | 12:03 WIB
Rayakan Kemenangan PSM Makassar, Seniman Buat Lukisan Raksasa Bernardo Tavares dan Kapten Juku Eja
Seniman jalanan di Kota Makassar merayakan juara Liga 1 PSM Makassar dengan melukis wajah pelatih dan pemain PSM di tembok setinggi 6 meter [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Banyak cara dilakukan suporter PSM Makassar untuk merayakan juara Liga 1 Indonesia. Seperti yang dilakukan para seniman jalanan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Puluhan seniman jalanan di Makassar melukis mural di tembok setinggi 6,7 meter sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan skuad Juku Eja di Liga 1. Lukisan dinding itu terletak di Bundaran Pabaeng-baeng.

Mereka melukis wajah pelatih Bernardo Tavares, kapten Wiljan Pluim dan Muhammad Arfan sebagai kapten kedua. Mural tersebut diinisiasi oleh Ritus street, Aliastiga, Cenkster, Lipow, Lilyash, Nesta, Ensa, Marsx dan Aron.

"Kami merespon pencapaian PSM yang baru kembali juara liga selama 23 tahun. Ini sebuah apresiasi kami dari sekumpulan seniman street art Makassar," ujar Program Director Ritus, Adin saat dihubungi, Minggu, 16 April 2023.

Baca Juga:Jalan Panjang PSM Makassar Akhirnya Juara Liga 1 Indonesia 2022/2023

Adin menceritakan awal mula ide itu berawal dari Ritus Street sejak bulan lalu. Sebagai pendukung PSM, menurutnya, mereka harus melakukan sesuatu untuk mengapresiasi Wiljan Pluim dan kawan-kawan.

PSM sendiri sudah diprediksi akan mengunci gelar juara Liga 1 2022/2023, setelah bermain di 14 laga tanpa kekalahan.

"Sejak bulan lalu itu kami sudah riset dan cari tembok yang pas. Kebetulan tembok itu ada di (jalan) protokol, punya keturunan Tionghoa namanya Pak Rusdi. Dia bilang sudah nonton PSM sejak tahun 1970, jadi begitu tahu kita mau gambar mural pemain, dia senang sekali," beber Adin.

Awalnya ada beberapa opsi yang akan digambar di tembok toko itu. Kata Adin, ada yang mengusulkan cukup kata-kata atau karakter.

Namun karena keterbatasan waktu dan tenaga, para seniman memutuskan menggambar tiga figur.

Baca Juga:Malam Ini PSM Makassar Angkat Trofi Juara BRI Liga 1 Indonesia 2022-2023

"Akhirnya pilihan jatuh ke coach Bernardo yang berhasil melukis sejarah setelah 23 tahun, Wiljan Pluim, sang kapten yang sangat loyal dan kapten kedua yaitu M Arfan, karena dedikasinya di PSM," tutur Adin.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini