Nenek Penjual Kue Keliling Tergeletak di Tanah, Dianiaya Oknum ASN di Kabupaten Gowa

Korban Muliati mengalami retak tulang dan pinggul bagian kiri lepas

Muhammad Yunus
Minggu, 12 Maret 2023 | 09:38 WIB
Nenek Penjual Kue Keliling Tergeletak di Tanah, Dianiaya Oknum ASN di Kabupaten Gowa
Nenek penjual kue keliling bernama Muliati (68 tahun) di Kabupaten Gowa terbaring sakit usai dianiaya [portalmedia.id]

SuaraSulsel.id - Diduga Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Gowa inisial HK menganiaya nenek penjual kue keliling bernama Muliati (68 tahun).

Akibat penganiayaan tersebut, korban Muliati mengalami retak tulang dan pinggul bagian kiri lepas.

Mengutip portalmedia.id -- jaringan Suara.com, anak korban bernama Ilham mengaku pelaku masih saudara kandung dengan korban.

Ilham menyebut ibunya bersaudara dengan terduga pelaku oknum ASN yang bertugas di Kelurahan Kale Bajeng, Kecamatan Bajeng, Gowa tersebut.

Baca Juga:Sri Mulyani: Hasil Investigasi Harta Tak Wajar 69 ASN Kemenkeu Bakal Diungkap Pekan Depan

"Ibu saya delapan bersaudara, dia anak pertama kalau itu yang pelaku anak keempat," ujarnya.

aksi penganiayaan Nenek asal Dusun Bonto Tangnga, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini terjadi di depan SD Inpres Panciro.

Kasus ini bahkan telah dilaporkan keluarga Muliati ke pihak kepolisian Polres Gowa.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar membenarkan perihal laporan penganiayaan ini.

"Sementara proses penyelidikan," ujarnya.

Baca Juga:Menyedihkan, Nenek 70 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Lombok Timur

Untuk penyebab korban dianiaya, lanjut AKP Bahtiar, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi berkaitan kasus tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini