Para pendakwah atau penceramah justru harus mengangkat tema tentang mu’amalah atau bagaimana menguasai perekonomian.
“Seluruh negara maju, yang pertama diukur adalah kekayaannya, kemakmurannya. Itu yang harus diingat dan disadari,” ungkap JK.
Lebih jauh, JK mengungkapkan bahwa perekonomian di Indonesia itu dikuasai oleh orang Tionghoa. Karena orang-orang Tinghoa memang dikenal sebagai pekerja keras, orang yang memiliki semangat tinggi.
Agar juga mampu menguasai perekonomian, umat Islam harus berusaha untuk bekerja keras serta professional.
“Tanpa itu, kita kesulitan mewujudkan atau menyempurnakan lima rukun Islam. Kita hanya bisa melakukan tiga rukun islam,” katanya.
Pada kesempatan sama, JK juga mengingatkan ribuan mahasiswa Unusa untuk tidak mengabaikan pendidikan. Sebab dengan melalui pendidikan serta pengetahuan akan menciptakan lapangan pekerjaan.
Bagi JK, hal itu merupakan solusi agar dapat memberi kemakmuran kepada orang lain serta mewujudkan insan yang rahmatan lil'alamin.