Terungkap Pelecehan Seksual Dilakukan Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UHO

Nama baik fakultas bahkan Kampus UHO kembali tercoreng akibat peristiwa ini

Muhammad Yunus
Minggu, 04 September 2022 | 10:09 WIB
Terungkap Pelecehan Seksual Dilakukan Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UHO
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari [Telisik.id]

SuaraSulsel.id - Terungkap oknum dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi adalah dosen di Jurusan Penjaskes, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

“Kabarnya Dosen Penjaskes (FKIP),” ujar Wakil Rektor III UHO, Nur Arafah saat dikonfirmasi, Sabtu (3/9/2022).

Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Nur Arafah mengatakan, nama baik fakultas bahkan Kampus UHO kembali tercoreng akibat peristiwa ini. Apalagi kampus adalah tempat untuk menciptakan calon-calon pendidik di masa depan kelak.

“FKIP tempat dosen mendidik calon pendidik atas pelaporan itu nama baik kampus tercoreng,” ucapnya.

Baca Juga:Penjahat! Dosen di Kota Kendari Ajak Mahasiswi Masuk Dalam Kamar Hotel

Jika laporan itu benar-benar terbukti, maka tentunya proses hukum harus dihormati. Sesuai aturan yang berlaku, akan ada sanksi yang menanti. Baik dari pihak kampus maupun dari aparat kepolisian.

Sementara oknum dosen inisial AS telah mengakui bahwa dia dan PE berada di dalam salah satu hotel saat peristiwa terjadi.

“Iya, di dalam Hotel Pejaten. Saya peluk itu anak, dia juga peluk saya. Dia tidak melawan, tapi saya kaget tiba-tiba dapat informasi saya dilaporkan ke polisi,” ujarnya.

Dosen AS menceritakan kronologi sebelum dia dan mahasiswi itu berpelukan berawal dari AS mendapat pesan via WhatsApp dari mahasiswi PE.

Selanjutnya, mahasiswi itu meminta bantuan kepada AS menambahkan uangnya untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Baca Juga:Alami Pelecehan Seksual, Mahasiswi Kampus Ternama di Kendari Laporkan Dosennya ke Polisi

Dosen AS yang mengetahui kondisi kehidupan PE mengaku terharu. Pasalnya, PE hidup bersama neneknya dan kesulitan saat memenuhi kebutuhan hidup.

Atas dasar itu, dosen AS mengirimkan uang sebesar Rp600 ribu ke rekening PE untuk tambahan pembayaran UKT.

“Saya titip pesan, supaya itu uang dibayarkan UKT,” katanya.

Beberapa hari setelah uang tersebut dikirim, PE yang saat itu berada di Kabupaten Muna langsung berangkat menuju Kota Kendari untuk membayar UKT.

Selanjutnya, pada Jumat (26/8/2022) PE menginformasikan ke AS, berkat bantuannya itu, dia bisa melanjutkan kuliah dan melepas cuti.

“Dia WA saya, dia laporkan semuanya sama saya,” kata AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini