5.388 Siswa Lulusan SD di Makassar Terancam Tidak Bisa Melanjutkan Sekolah

Daya tampung SMP Negeri di Kota Makassar terbatas

Muhammad Yunus
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:18 WIB
5.388 Siswa Lulusan SD di Makassar Terancam Tidak Bisa Melanjutkan Sekolah
Ilustrasi siswa sekolah dasar dan guru (dok istimewa)

SuaraSulsel.id - Daya tampung SMP Negeri di Kota Makassar terbatas. Ribuan siswa lulusan Sekolah Dasar terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan.

Penyebabnya karena kapasitas sekolah menengah pertama (SMP) tak mampu mengakomodir semua lulusan SD. Ada 5.388 siswa yang tidak tertampung.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin Mustakim mengatakan tahun ini ada 26.608 siswa SD yang akan lulus. Hal tersebut tercatat pada data Dinas Pendidikan Makassar.

Sementara, total daya tampung ada 21.220. Untuk SMP negeri hanya 13.680 dan sekolah swasta 7.540. Artinya ada sekitar 5.388 siswa yang terancam tak bisa bersekolah karena kuota penuh.

Baca Juga:Belasan SD Rusak di Lombok Tengah Dijanjikan Pemda Untuk Diperbaiki, Tapi Bukan Perbaikan Total

"Ini karena banyaknya siswa dari Gowa dan Takalar yang sekolah SD di sini (Makassar)," ujar Muhyiddin, Rabu, 15 Mei 2022.

Muhyiddin mengaku siswa yang tidak tertampung bisa mendaftar di sekolah swasta. Karena sekolah swasta tidak mengatur soal rombongan belajar.

Menurutnya, saatnya untuk menghapus mindset masyarakat soal sekolah swasta. Tidak ada lagi sekat antara sekolah swasta dan negeri.

"Jadi kita berupaya untuk menghilangkan mindset terkait sekolah swasta yang kurang mendapat perhatian," ujarnya.

Poses penerimaan peserta didik baru sendiri mulai dari pendaftaran jalur zonasi yang akan berlangsung 20-24 Juni. Pendaftaran dilakukan secara online melalui website yang sudah disiapkan Disdik.

Baca Juga:Jadwal Piala Presiden 2022 Hari Ini, Ada Laga Persik Kediri vs Arema FC

Selanjutnya, pengumuman peserta didik yang lulus jalur zonasi akan diumumkan pada 25 Juni dan pendaftaran ulang pada 25-28 Juni.

"Nanti selesai proses PPDB jalur zonasi, baru kita akan bukan jalur non zonasi," kata Muhyiddin.

Untuk pendaftaran PPDB jalur non zonasi, akan dibuka pada 29 Juni hingga 2 Juli mendatang. Peserta didik yang lulus akan diumumkan 3 Juli dan pendaftaran ulang pada 3-6 Juli.

Setelah tahapan pendaftaran dan pengumuman rampung, persiapan masuk sekolah dijadwalkan pada 7-17 Juli.

Hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran baru 2022/2023 akan digelar pada tanggal 18 Juli. Sementara masa orientasi siswa dijadwalkan selama tiga hari yakni 18-20 Juli.

Sementara, daya tampung peserta didik untuk jenjang SD tidak ada persoalan. Jumlah sekolah yang ada bisa menampung anak yang akan masuk SD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini