"Program pemberian tablet tambah darah bagi para remaja, merupakan program Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dilakukan setiap tahun, dan itu sebagai salah satu upaya penurunan stunting di Sulbar," terang Asran Masdy.
"Tahun ini, program TTD menyasar 62.680 remaja dan diselenggarakan secara serentak di enam kabupaten se-Sulbar," tambahnya.
Ia menyampaikan, gerakan minum TTD yang dilaksanakan selama dua hari, yakni mulai 10-11 Mei 2022 itu bertujuan memberikan kesehatan bagi calon ibu, sehingga nantinya bisa menurunkan risiko melahirkan bayi stunting. (Antara)
Baca Juga:Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik Akan Dilantik Sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Barat