Bentrok antar kelompok pemuda ini berawal ketika sekelompok pemuda dari Kampung Randawaya sedang berkumpul-kumpul di badan jalan.
Tak lama kemudian, pengendara menegur sekelompok pemuda tersebut, karena dinilai mengganggu pengguna jalan. Namun teguran pengendara malah membuat sekelompok pemuda tersebut kesal hingga berujung pemukulan.
Tidak terima dikeroyok, pengendara tersebut menginformasikan kepada pemuda Kampung Warrioni hingga terjadi perkelahian kedua kelompok. Enam orang terluka akibat perkelahian kedua kelompok pemuda tersebut.
Baca Juga:Panglima TNI Perintahkan Jajaran Libatkan Lebih Banyak Prajurit TNI Wanita dalam Pasukan Perdamaian