Kisah Sedih Warga Pinrang, Dua Tahun Lebaran Tanpa Ayah dan Nenek Karena Covid-19

Gurat kesedihan masih tersisa kala wanita 26 tahun itu menceritakan kisahnya. Ia ingat betul saat semua anggota keluarganya terpapar Covid-19 sekaligus.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 30 April 2022 | 11:51 WIB
Kisah Sedih Warga Pinrang, Dua Tahun Lebaran Tanpa Ayah dan Nenek Karena Covid-19
Peziarah mengunjungi pemakaman Covid-19 di Macanda, Kabupaten Gowa, Sabtu, 29 April 2022. Ziarah kubur sering dilakukan masyarakat jelang lebaran. [Suara.com/Lorensia Clara Tambing]

Kata Guntur, kemungkinan ziarah kubur baru dilakukan pihak keluarga setelah lebaran. Apalagi, tahun-tahun sebelumnya, ziarah kubur di Macanda juga tidak dibolehkan.

"Mungkin nanti ramai setelah lebaran. Karena tahun lalu hanya boleh ziarah online tapi tidak efektif," ujarnya.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini