suara mereka

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Ukuran Kue Buka Puasa di Kota Makassar Makin Kecil

Pedagang kue di Kota Makassar memperkecil ukuran untuk mendapatkan untung

Muhammad Yunus
Senin, 04 April 2022 | 10:37 WIB
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Ukuran Kue Buka Puasa di Kota Makassar Makin Kecil
Pedagang memperkecil ukuran kue untuk kebutuhan buka puasa. Hal ini dilakukan para pedagang di Makassar merespons harga minyak goreng yang mahal, Minggu (3/4/2022) [SuaraSulsel.id/Antara]

SuaraSulsel.id - Akibat harga minyak goreng yang masih mahal, para pedagang kue di Kota Makassar memperkecil ukuran kue yang dijual untuk kebutuhan buka puasa.

"Kue-kue yang dijual harganya tetap, tetapi kue seperti risoles, panada, bakwan dan jalangkote atau pastel, kini ukurannya diperkecil," kata salah seorang pedagang kue Haji Rosnah di kawasan Masjid Al Markaz Al Islami, Jenderal M Jusuf Makassar, Minggu 3 April 2022.

Menurut dia, masih langkanya minyak goreng baik kemasan dan curah. Sehingga harganya menjadi mahal ketika ditemukan di pasaran dalam jumlah terbatas. Membuat para pedagang harus memperkecil ukuran kue.

Sebagai gambaran, harga minyak goreng kemasan yang biasanya dibeli seharga Rp20 ribu per liter, kini harus ditebus Rp30 ribu per liter.

Baca Juga:Detik-detik Pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar Tewas Jatuh di Jalan, Diduga Ditembak

Sedang minyak goreng curah yang saat normal dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14 ribu per liter, kini rata-rata dijual Rp18 ribu per liter.

Hal senada diakui pedagang kue Maemunah di Pasar Pannampu, Makassar.

Menurut dia, strategi agar harga kue tidak dinaikkan dan pelanggan tidak terbebani, maka harga tetap dijaga alias tidak dinaikkan. Namun ukurannya diperkecil.

Menanggapi masih sulitnya menjangkau minyak goreng di lapangan, sebelumnya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpu saat melakukan peninjauan stok bahan pangan di pasar tradisional Makassar, sudah berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi.

"Minyak goreng yang dikirim ke Sulawesi sebenarnya banyak, hanya saja saat meninjau di pasar tradisional terbesar di Makassar, pedagang skala besar tidak memajang semua, melainkan dijual sedikit-sedikit".

Baca Juga:Sindir Presiden Jokowi yang Kini Sering Bagikan BLT, Politisi Partai Demokrat: Yang Dikutuk, Dihidupkan Lagi

Syahrul menduga, itu karena adanya saling menjaga antar pedagang. Karena bila semuanya langsung dipajang, dikhawartirkan terjadi aksi borong oleh pihak-pihak tertentu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini