"Kita selalu mengedepankan upaya preventif. Tapi sahur on the road kerap menggangu ketenangan warga," ujar Budhi.
Budhi mengaku sahur on the road kerap dimanfaatkan untuk balapan liar atau ugal-ugalan. Hal tersebut bisa mengganggu ketenangan warga.
Ada 2.500 personel kepolisian yang bersiaga selama bulan ramadan. Mereka akan menggelar patroli pada saat buka puasa hingga jadwal sahur.
Kata Budhi, kegiatan dengan mengumpulkan banyak orang tentu mengganggu ketertiban. Ia pun menyarankan agar masyarakat sebaiknya sahur bareng keluarga di rumah.
Baca Juga:Ini yang Bikin Odo Nekat Aniaya Muazin yang Tengah Salat Subuh Berjamaah
"Kita tempatkan personel di titik-titik rawan dibantu personel dari TNI. Seperti, di lokasi balapan liar selama ini dan juga tempat tawuran. Kita jamin warga bisa menjalankan puasa dengan aman dan nyaman," jelasnya.
Selain sahur on the road, Budhi juga mengimbau agar warga tidak berkerumun untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. Apalagi, pemerintah sudah mengizinkan buka bersama dengan sejumlah aturan.
"Buka bersama harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Jika berkerumun maka akan dibubarkan. Harus tetap jaga jarak," katanya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing