facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Paksa Kekasih Aborsi, Bripda Randy Bagus Dipecat Dari Anggota Polri

Muhammad Yunus Rabu, 02 Februari 2022 | 18:35 WIB

Paksa Kekasih Aborsi, Bripda Randy Bagus Dipecat Dari Anggota Polri
Bripda Randy Bagus tersangka kasus meninggalnya Novia Widyasari. (instagram @memomedsos)

Bripda Randy Bagus, oknum polisi yang diduga memaksa kekasihnya aborsi

SuaraSulsel.id - Bripda Randy Bagus, oknum polisi yang diduga memaksa kekasihnya aborsi hingga meninggal dunia karena bunuh diri, dipecat.

Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, Polda Jawa Timur dalam waktu dekat akan menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH. Pencopotan jabatan terhadap yang bersangkutan.

“Nanti ada dewan yang menangani masalah anggota. Baru dilakukan pelepasan,” ungkap Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko di Mapolda Jatim, Rabu 2 Januari 2022.

Gatot mengatakan, saat ini yang bersangkutan sedang menjalani proses administrasi pemecatan.

Baca Juga: Kasus Guru Pukul Siswa di SMPN 49 Surabaya dan Berita Lain yang Menjadi Sorotan di Jatim Selama Sepekan

”Baru semuanya selesai langsung dilakukan pemecatan,” jelasnya.

Sedangkan untuk proses hukum, Gatot mengatakan, saat ini sedang proses ke meja hijau. Mengingat berkas yang bersangkutan sudah dinyatakan lengkap atau P21.

”Sekarang sudah lengkap dan berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Mojokerto,” jelasnya.

Sekedar diketahui, kasus yang dilakukan Bripda Randy tersebut sempat viral. Dikarenakan kekasihnya seorang mahasiswi Novia Widyasari ditemukan meninggal dunia dengan bunuh diri menenggak racun.

Novia Widyasari bunuh diri karena depresi usai diminta Randy menggugurkan kandungannya. Yang menyedihkan lagi, jenazah korban tersebut ditemukan meninggal dunia sedang berada di atas makam ayahnya di Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (2/12/2021).

Baca Juga: Guru Taekwondo Malang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Bripda Randy Bagus Resmi Dipecat

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, Polda Jatim akhirnya menemukan sosok Bripda Randy sebagai salah satu penyebab korban bunuh diri. Penyidik langsung menetapkan Bripda Randy sebagai tersangka.

Randy dijerat Pasal 348 KUHP Juncto 55 KUHP tentang sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin, yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara. Selain itu, Randy juga telah dipecat dari institusi polri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait