facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Stefanus Mebri Tewas Ditabrak Mobil Pikap di Distrik Jayapura Selatan

Muhammad Yunus Kamis, 13 Januari 2022 | 08:06 WIB

Stefanus Mebri Tewas Ditabrak Mobil Pikap di Distrik Jayapura Selatan
Warga Skyland tewas ditabrak mobil pikap di Jalan Poros Abepura – Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Rabu 12 Januari 2022 [Kabarpapua.co]

Pengemudi pikap mengantuk

SuaraSulsel.id - Pria lanjut usia bernama Stefanus Mebri (65 tahun). Warga Skyland tewas ditabrak mobil pikap di Jalan Poros Abepura – Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.

Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIT, Rabu 12 Januari 2022.

Mobil Grand Max yang dikemudikan pria berinisial PAM melaju dari arah Abepura tujuan Jayapura.

Setibanya di Mangga Besar Skyland, pengemudi mengantuk. Sehingga menyebabkan mobil berbelok ke kanan jalan.

Baca Juga: Dikira Ada Mobil Pikap Tahu Bulat di Korea Selatan, Pas Disamperin Malah Bikin Kaget

Akibatnya mobil bernomor polisi PA 8232 AN yang dikemudikan pria berusia 25 tahun tersebut menabrak Stefanus Mebri. Saat itu sedang  berjalan kaki dari arah Skyland menuju Abepura.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Gustav R. Urbinas melalui Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Seru mengatakan, kecelakaan disebabkan karena pengemudi pikap mengantuk.

“Dari hasil olah TKP awal dapat disimpulkan bahwa kecelakaan itu terjadi akibat pengendara dalam kondisi mengantuk saat mengendarai kendaraannya,” kata Hendrik.

Berdasarkan visum, korban meninggal dunia akibat mengalami robek pada bagian kepala bagian belakang dan dagu, serta kedua kaki mengalami patah tulang.

Sedangkan pengemudi mobil masih menjalani perawatan karena pendarahan pada hidung.

Baca Juga: Apes Menuruti Google Maps, Mobil Pikap Jadi Nyasar dan Terjebak di Jalan Setapak

“Kasus ini dalam penanganan Unit Lantas Polsek Jayapura Selatan. Untuk pengemudi masih menjalani perawatan di rumah sakit dan tentu saja akan diproses hukum usai perawatan,” ujar Hendrik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait