Sebaiknya ganti makanan yang tinggi lemak jenuh dengan makanan dengan lemak tak jenuh. Sebagai contoh, daripada pakai minyak palm atau mentega, pilih minyak zaitun. Pilih juga margarin yang mengandung 0 gram lemak trans agar hidangan menjadi lebih sehat.
3. Jeroan

Jeroan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Jadi hindari jeroan ayam dan sapi seperti hati, otak, usus, ampela, jantung, dan organ dalam lainnya. Lebih baik konsumsi daging yang rendah lemak, jangan organ dalamnya.
4. Kulit
Baca Juga:Tips Diet ala Maia Estianty, Rahasianya Bukan Cuma Mengatur Pola Makan

Kulit memang bagian makanan yang banyak disukai. Ini karena rasanya yang renyah dan crispy. Ayam goreng dengan kulit renyah bisa menambah kenikmatan bersantap.
Namun jangan salah, kulit punya kadar kolesterol cukup tinggi. Kulit ayam, sapi atau kikil bahkan mengandung lemak jenuh lebih tinggi dari dagingnya. Jadi jika Anda berniat mengonsumsi ayam goreng, lebih baik hindari mengonsumsi kulitnya.
5. Telur Ayam

Telur ayam yang kita konsumsi sehari-hari ternyata menyimpan potensi kolesterol juga lho. Sebutir telur ayam ras (ayam negeri) lengkap dengan kuning telur dan putih telur mengandung sekitar 164 miligram kolesterol.
Sementara kuning telurnya saja mengandung kolesterol sekitar 242 miligram. Belum lagi kalau telur digoreng dengan minyak palm. Sebaiknya konsumsi sumber protein lain yang masih lebih aman, misal dari tahu dan tempe.
Baca Juga:5 Gaya Hidup Sehat yang Mudah Dilakukan untuk Menjaga Kesehatan Jantung, Apa Saja?
6. Makanan Cepat Saji