Mengenai kenaikan gaji honorer, kata dia, akan dinaikkan Rp2,3 juta per bulan tahun depan. Dengan kenaikan gaji itu, pemerintah bisa menghemat pengeluaran hingga Rp165 miliar bila dibandingkan pada Pagu anggaran sebelum sebesar Rp500 miliar lebih.
Ditanyakan soal honorer siluman yang tentu berkaitan dengan dugaan mark up gaji tersebut, Danny kembali menegaskan, segera dievaluasi dan dieksekusi setelah penetapan APBD tahun 2022 kalau benar ada tenaga kontrak siluman.
"Pasti diaudit melalui program laskar pelangi atau laskar pelayanan publik berintegritas. Saya minta berapa semua datanya. Pegawai kita itu jadi 22.400 orang, 10.400 orang ASN, dan 12 ribuan kontrak," ucapnya. (Antara)