Sulit Beroperasi, Yahoo Hengkang Dari China

Perusahaan berada dalam lingkungan yang sulit untuk beroperasi

Muhammad Yunus
Rabu, 03 November 2021 | 12:28 WIB
Sulit Beroperasi, Yahoo Hengkang Dari China
Pusat Yahoo, di Sunnyavale, Amerika Serikat. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

SuaraSulsel.id - Yahoo mengambil keputusan menghentikan layanan di wilayah China daratan. Dengan alasan perusahaan berada dalam lingkungan yang sulit untuk beroperasi.

Dalam sebuah pernyataan di situsnya, Selasa 2 November 2021, penyedia layanan web asal Amerika Serikat itu mengatakan penghentian tersebut mulai berlaku pada 1 November karena “menyadari lingkungan bisnis dan hukum yang semakin sulit.”

Setelah bermitra dengan Alibaba Group Holding pada 2005, layanan Yahoo secara bertahap dikurangi, demikian menurut laporan dari surat kabar Wall Street Journal.

Penghentian layanan operasional tersebut itu menjadi contoh awal yang cukup kontras mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi perusahaan internet AS yang beroperasi di luar negeri, khususnya China.

Baca Juga:Persaingan Bisnis Semakin Menantang, Perusahaan Yahoo Hentikan Layanan di China

Pada 2004, unit Yahoo di China memberikan data kepada penguasa China yang menyebabkan pemenjaraan setidaknya dua orang yang dituduh membangkang. Anggota kongres dan aktivis mengecam Yahoo atas keputusan tersebut. Perusahaan itu lalu meminta maaf atas perannya dan menyelesaikan tuntutan yang diajukan oleh keluarga dari beberapa aktivis di China.

China sebelumnya telah memblokir Facebook, Google, dan sebagian besar dari situs media sosial dan mesin pencari global lainnya. Pengguna di China masih bisa mengakses layanan media sosial yang diblokir tersebut dengan menggunakan VPN.

Berita hengkangnya Yahoo, yang kini dimiliki oleh perusahaan swasta Apollo Global Management, muncul di saat perusahaan internet AS lainnya juga menghentikan layanannya di China.

Mengutip VOA, pada 1 November, Undang-undang Perlindungan Informasi Pribadi China mulai diberlakukan.

Undang-undang ini membatasi informasi yang bisa dikumpulkan oleh perusahaan. Memberlakukan standar untuk cara pengarsipannya. Serta pembatasan konten lainnya terhadap perusahaan internet juga diberlakukan baru-baru ini di China.

Baca Juga:3 Alasan China Ikut Gabung di Perang Korea Berdasarkan Film The Sacrifice

Sebelumnya, banyak layanan Yahoo yang diblokir di China, dimana perusahaan tersebut sudah beroperasi di negara itu sejak 1999.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini