Kendati demikian, kata dia, alat itu belum ada di Indonesia. Sehingga dirinya berinisiatif menciptakannya bersama dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektro. Namanya alatnya, Diagnostik kontraksi Otot Orofasial Dentosmart EMG.
Alat ini digunakan untuk mendeteksi kekuatan kontraksi otot orofasial untuk preventif gigi tidak beraturan (maloklusi) pada anak tumbuh kembang.
Sehingga seorang anak yang umur belasan tahun giginya tonggos bisa dideteksi, kemudian bisa dicegah. Agar tidak tambah tonggos dengan memperbaiki otot giginya.
Alatnya berhasil tercipta saat kompetisi riset nasional Kemeristek Dikti selama dua tahun untuk riset dasar dan akan lanjut ke terapan.
Baca Juga:Unhas Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dengan Protokol Kesehatan Covid-19
"Alatnya belum ada di Indonesia, cuma ada di Jepang dan Amerika. Sementara tidak bisa dipinjamkan, terpaksa kami bikin sendiri alatnya dan akan saya patenkan nanti," ujar suami dari Sri Ramadhany.
Harun berharap, agar kampus Unhas kedepan membuat kebijakan yang memberi dukungan besar kepada peneliti-peneliti dari Unhas. Dari segi infrastruktur, anggaran dan lingkungan kampus yang mendukung.
Meski mendapat gelar saintis, dirinya tidak mengejar finansial tapi sebagai bentuk kepuasan tersendiri untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Prestasi yang diraih ini, kata dia, tidak terlepas dari dukungan penuh Rektor Unhas, Dwia Aries Tina Palubuhu dan jajaran pimpinan universitas yang sangat mendukung pengembangan riset, WCU, THE serta kolaborasi nasional dan internasional yang terus dipacu oleh pimpinan universitas.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unhas, Prof Restu memberi apresiasi tinggi atas capaian Prof Harun. Prestasi yang ditorehkan ini membawa nama baik kampus Unhas bukan hanya tingkat nasional tapi internasional.
Baca Juga:Persiapan Kuliah Tatap Muka, 1.240 Mahasiswa Dan Pendidik di Unhas Dites Antigen
"Saya kira capaian itu sangat membanggakan. Memang selama ini kinerja beliau cukup tinggi, banyak penelitian dan riset yang terakreditasi jurnal internasional, beliau sangat produktif," katanya.