alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jusuf Kalla: PMI Netral Pada Pilpres dan Pemilu 2024

Muhammad Yunus Senin, 18 Oktober 2021 | 13:21 WIB

Jusuf Kalla: PMI Netral Pada Pilpres dan Pemilu 2024
Ketua Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla usai melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Propinsi Jawa Barat periode 2021-2026 di Gedung Sate, Jawa Barat, Senin (18/10/2021) [SuaraSulsel.id / PMI]

PMI dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang berada pada posisi netral

SuaraSulsel.id - Ketua Palang Merah Indonesia atau PMI, Jusuf Kalla, menegaskan, PMI dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang berada pada posisi netral. Tidak mendukung siapa pun.

Hal ini disampaikan Jusuf Kalla usai melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Propinsi Jawa Barat periode 2021-2026 di Gedung Sate, Jawa Barat, Senin (18/10/2021).

"Posisi termasuk netralitas, atau tidak memihak itu juga berlaku di pemilu 2024 nanti. Posisi PMI akan netral kepada siapa pun yang maju. Tapi akan berpihak jika ada masalah," tegas JK.

Netralitas PMI, lanjut JK, merupakan kekuatan penuh dari organisasi yang didirikan Henry Dunant tersebut. PMI juga tidak bertindak diskriminatif kepada siapa pun dan berkomitmen turun tangan langsung jika terjadi masalah dalam pemilihan presiden.

Baca Juga: Kritisi Presidential Threshold, Rocky Gerung: Pemilu 2024 Hanya Jadi Kandang Oligarki

Seperti Terjadi masalah rapat umum dan kecelakaan ataupun yang menimbulkan masalah kemanusiaan lainnya.

JK juga menjelaskan, PMI yang didirikan oleh Henry Dunant memang selalu berada pada posisi di tengah. Yakni menerima bantuan masyarakat yang mampu kemudian disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, PMI juga memang didirikan karena bencana.

"PMI akan selalu siap membantu setiap terjadi bencana, jika terjadi kesulitan kemanusiaan," tegasnya.

Dalam sambutannya itu, JK juga mengingatkan kepada Dewan Kehormatan PMI untuk tetap menjaga marwah PMI. Ia meminta agar dewan kehormatan tidak segan-segan menegur jika di lapangan menemukan pengurus yang melenceng jauh dari visi, misi, dan tugas utama PMI.

Lebih lanjut, JK juga menyadari, bahwa Indonesia ini, adalah negeri yang rentan dengan bencana. Sehingga mau tidak mau, PMI harus terus bekerja.

Baca Juga: Tanggal Pelaksanaan Pemilu 2024 Masih Buram, Perludem: Bisa Hadirkan Kontroversi

Pada setiap bencana, PMI harus selalu tiba paling pertama. Baik menjalankan tugas utamanya maupun mengkoordinasi kelompok-kelompok relawan. Dan ketika kelompok relawan meninggalkan lokasi bencana, PMI harus terus bertahan di lapangan mengikuti perkembangan masyarakat pasca bencana.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait