alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Makna Logo Hari Ulang Tahun Sulsel ke 352 Tahun

Muhammad Yunus Jum'at, 15 Oktober 2021 | 05:17 WIB

Makna Logo Hari Ulang Tahun Sulsel ke 352 Tahun
Logo HUT Sulsel ke 352 Tahun [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ke-352 akan dilaksanakan dalam rapat paripurna istimewa

SuaraSulsel.id - Peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ke-352 akan dilaksanakan dalam rapat paripurna istimewa pada 19 Oktober 2021, di Gedung DPRD Sulsel. Peringatan hari jadi akan diisi berbagai kegiatan.

Dijadwalkan hadir langsung di Gedung DPRD Sulsel, mulai dari Menteri Dalam Negeri, Perwakilan DPD dan DPR RI, 85 Anggota DPRD Sulsel, Bupati, Wali Kota, serta pimpinan OPD. Pelaksanaan HUT tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, undangan dibatasi, dan undangan lainnya mengikuti secara virtual.

Ketua Panitia HUT Sulsel ke-352 Tahun, Ahmadi Akil, mengaku, persiapan acara sejauh ini telah mencapai 90 persen. Demikian juga dengan logo dan tema telah disosialisasikan.

"Alhamdulillah untuk tema dan logo kita sudah sebar dan sosialisasikan," kata Ketua Panitia HUT Sulsel ke-352, Ahmadi Akil, Kamis, 14 Oktober 2021.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Kamis 14 Oktober 2021

Sulsel di usia 352 tahun dan dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat ini mampu bangkit dan tetap tangguh di tengah Pandemi Covid-19.
Menjunjung tinggi SIPAKATAU, yang merupakan akronim dari Sinergitas, Inovatif, Profesional, Akuntabel, Integritas dan Tanggung jawab. Sulsel diharapkan menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia. Sehingga untuk tema tahun ini, yakni: Bersatu SIPAKATAU, Dalam Era Baru Menuju Sulsel Lebih Baik.

Sedangkan untuk logo 352, memiliki makna filosofi khusus. Angka 3 menjadi representasi tiga tahun pemerintahan Sulsel yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter.

Sedangkan angka 5 dan 2 mewakili simbol sinergitas. Representasi dari Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong, Malilu Sipakainge. Artinya, jika hanyut saling mendamparkan, jatuh saling mengangkat, sesama warga sesama visi.

Terdapat tiga warna pada logo, yakni hitam, merah dan kuning. Warna hitam, menjadi cerminan dari kekuatan karakter serta ketegasan dari masyarakat Sulsel. Merah, gambaran kehormatan serta keberanian dari masyarakat Sulsel dan juga simbol keagungan masyarakatnya. Dan warna kuning, menggambarkan semangat serta kekayaan warisan kebudayaan yang menginspirasi.

"Apa yang menjadi capaian Pemprov Sulsel, tentu itu dari hasil kerjasama seluruh masyarakat dalam membangun dan memajukan Sulsel," sebut Ahmadi Akil.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian PPPA

Pemberian penghargaan akan mengisi rangkaian kegiatan HUT Sulsel tahun ini. Penghargaan yang diberikan terkait dengan prestasi dan kontribusi positif bagi Pemerintah Provinsi Sulsel satu tahun terakhir. Penghargaan diberikan dalam bentuk piagam, yang didalamnya terdapat kepingan emas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait