facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Dugaan Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Timur, Plt Gubernur: Tim Sudah Turun

Denada S Putri Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Timur, Plt Gubernur: Tim Sudah Turun
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. [Dok. Pemprov Sulsel]

Koordinasi tim terhadap kasus kekerasan seksual yang diduga terjadi pada 3 anak di Lutim akan dilakukan.

SuaraSulsel.id - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman meminta agar kasus asusila yang menimpa tiga anak oleh ayah kandungnya sendiri di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) diusut secara tuntas. Jika benar adanya, ini di luar batas dan tidak rasional.

Menurutnya, kekerasan seksual terhadap anak menjadi perhatian serius. "Tidak rasional, tim akan turun untuk liat faktanya," katanya, Minggu (10/10/2021).

Ia mengaku, bahwa tim akan koordinasi dengan kepolisian untuk secara bersama sama melakukan penyelidikan kembali terkait kasus ini. Apalagi, baginya, pelaku kekerasan seksual terhadap anak ini pernah terdengar 2019 lalu dan muncul kembali jadi perlu usut tuntas kebenarannya.

"Kita beri kesempatan kepada teman-teman APH (aparat penegak hukum) dan Tim untuk bekerja bersama dan selidiki. Perlu melakukan penyelidikan secara menyeluruh sesuai prosedur dan ungkap kasus ini dengan sebenar-benarnya," tegasnya.

Baca Juga: Ramai Disorot Publik, Gubernur Sulsel Minta Kasus Asusila di Luwu Timur Diusut Tuntas

Ia mengatakan, bahwa dirinya telah meminta kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3A Dalduk KB) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk berkoordinasi dengan Pemkab Lutim.

"Saya sudah minta Kadis P3A untuk turun koordinasi dengan Pemkab Lutim. Termasuk pendampingan kepada keluarga korban," jelasnya.

Diketahui, kasus dugaan pemerkosaan yang dialami tiga orang anak berusia di bawah 10 tahun di Lutim pada 2019 baru-baru ini viral di media sosial. Berdasarkan laporan ibu kandung ketiga anak, terduga pelaku tak lain ayah kandung mereka sendiri. Adapun Polres Lutim sebelumnya telah menutup kasus ini karena menganggap lemahnya barang bukti yang ada.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait