alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menteri Sosial Tri Rismaharini: Izin Pak Wali, Mau Tinjau Lokasi Banjir

Muhammad Yunus Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:51 WIB

Menteri Sosial Tri Rismaharini: Izin Pak Wali, Mau Tinjau Lokasi Banjir
Wali Kota Palopo Judas Amir menjemput Menteri Sosial Tri Rismaharini di Bandara Bua, Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu 6 Oktober 2021 [infosulawesi.com]

Mantan Wali Kota Surabaya ini disambut langsung Wali Kota Palopo HM Judas Amir dan Bupati Luwu Basmin Mattayang

SuaraSulsel.id - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Walenrang-Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini tiba di Bandara Lagaligo, Bua, Kabupaten Luwu, Rabu 06 Oktober 2201 Pukul 08.45 Wita.

Mantan Wali Kota Surabaya ini disambut langsung Wali Kota Palopo HM Judas Amir dan Bupati Luwu Basmin Mattayang.

“Izin Pak Wali, mau tinjau lokasi banjir,” ucap Mensos Risma saat bertemu Wali Kota.

Baca Juga: Kerap Marah-Marah, Wakil Ketua MPR Sarankan Risma Ikut Terapi Kesabaran

“Kami mau antar Ibu ke Walmas,” sambung Judas Amir.

Mengutip infosulawesi.com -- jaringan Suara.com, Mensos Risma akan melihat langsung kondisi warga terdampak bencana banjir di Walenrang-Lamasi (Walmas) Kabupaten Luwu.

Sebelumnya, Kabag Umum Pemda Luwu Imran mengatakan, Tri Rismaharini juga akan melakukan penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Sekitar 237 unit rumah dan fasilitas publik terdampak bencana alam banjir bandang disertai tanah longsor yang terjadi di enam kecamatan wilayah Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tercatat 237 unit rumah terendam air setinggi 50 centimeter hingga 100 centimeter di Kecamatan Walenrang, Walenrang Barat, Walenrang Utara, Walenrang Timur, Lamasi dan Lamasi Timur.

Baca Juga: Gubernur Gorontalo ke Rismaharini: Maaf Jika Ada Kalimat Menyinggung Ibu Menteri

Korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor 127 jiwa, 27 warga di antaranya mengungsi di Kecamatan Walerang Utara dan 100 warga mengungsi di masjid yang berada di Kecamatan Walenrang Timur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait