Namun lagi-lagi, ia merasa ditipu. Uang yang dijanjikan Rp50 juta hanya ditransfer Rp20 juta.
IMS kemudian memblokir kontak SS karena merasa diingkari. Namun tiba-tiba SS mendatangi rumah IMS.
Disitu, IMS ketakutan. Ia khawatir jika SS menceritakan apa yang telah dilakukan ke orang tuanya.
"Jadi saya ajak dia keluar. Saya bilang jangan bicara di sini, kita jalan. Ternyata dia bawa saya ke rumah kosong di Maros. Di situ dia minta maaf, janji lagi kasih uang. Saya diiming-imingi dan dia setubuhi saya lagi di rumah kosongnya," ungkapnya.
Baca Juga:Soal Kader PKS Bisa Poligami Janda, PPP: Ranah Privat Jangan Dijadikan Komoditas Politik
Namun sebulan pasca kejadian itu, SS secara tiba-tiba kembali menarik uangnya Rp20 juta yang diinvestasikan sebelumnya. Bukan malah ditambah seperti janji awal.
IMS juga mengaku hamil setelah kejadian itu. Namun, SS memaksanya untuk menggugurkan kandungan.
"Ini kejadian ril, bukan settingan. Bukan mengada-ada. Malah pengacaranya yang selalu tawarkan uang," ungkap IMS.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga:Dokter Lapas Ditahan Polisi, Dituduh Membius dan Perkosa Seorang Polwan