alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mau Jadi Pengusaha Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Indonesia? Begini Caranya

Muhammad Yunus Jum'at, 24 September 2021 | 05:00 WIB

Mau Jadi Pengusaha Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Indonesia? Begini Caranya
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum PLN [SuaraSulsel.id / PLN]

Menawarkan skema bisnis dan insentif menarik bagi pengusaha yang ingin bergabung

SuaraSulsel.id - PT PLN (Persero) menawarkan skema bisnis dan insentif menarik bagi pengusaha yang ingin bergabung. Menjadi pengusaha Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

PLN membuka peluang kerja sama untuk ikut membangun 101 SPKLU sepanjang tahun 2021.

Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, peluang bisnis SPKLU ini memiliki prospek cukup menggiurkan. Mengingat tren penjualan mobil listrik terus meningkat.

Pada 2020, penjualan mobil listrik naik 46 persen. Hal ini berbanding terbalik dengan mobil konvensional yang justru penjualannya menurun hingga 14 persen.

Baca Juga: Jalan Raya Sawangan Buka Tutup, 622 Gardu PLN di Depok Diterjang Puting Beliung

Ditambah, hasil riset juga menunjukkan minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik dinilai berada di atas rata-rata keinginan warga negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan roadmap yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia pada 2030 mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor dengan 31.859 unit SPKLU. Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor BBM sekitar 6 juta kilo liter pada tahun tersebut.

“Tren kendaraan listrik membuka ruang dan peluang investasi baru di sektor pendukung transportasi. PLN yang mendukung gaya hidup kekinian yang ramah lingkungan dengan penggunaan peralatan elektrik, mengajak para pelaku usaha memanfaatkan peluang ini,” ujar Bob.

Untuk kerja sama ini, Bob menjelaskan bahwa PLN akan menyediakan Surat Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) milik PLN bagi badan usaha yang ingin bekerja sama, menyiapkan suplai listrik, serta dukungan aplikasi Charge.IN dalam pengelolaan SPKLU.

Sementara mitra menyediakan fasilitas isi daya kendaraan listrik, lahan maupun properti, serta bertanggung jawab atas biaya operasional dan pemeliharaan SPKLU.

Baca Juga: Hari ini Ada Pemadaman Listrik di Wonogiri dan Klaten, Ini Jadwal dan Lokasinya

Bob menyebut PLN saat ini juga telah mengembangkan beberapa model bisnis untuk mendukung rencana kerja sama ini. Agar lebih atraktif serta efektif mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait