Sementara itu Haripuddin menambahkan, untuk mewujudkan hal tersebut, alternatif yang ditawarkan oleh para alumni Perikanan Unhas adalah kolaborasi “Triple Helix” yang akan bertransformasi secara alami ke “Penta Helix”.
“Dengan mengembangkan kemitraan pemerintah, swasta, kampus. Menjadi lebih membumi dengan interaksi antara lima mitra, yakni pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media,” ucapnya.
“Kemitraan interaktif ini akan dilakukan dengan memanfaatkan pengetahuan, keahlian, pengalaman dan keterampilan alumni perikanan Unhas untuk maksimalkan pengelolaan pesisir, laut, dan pulau kecil. Memberikan nilai tambah kepada masyarakat nelayan dan ekosistem tempat mereka menggantungkan hidup,” jelas Haripuddin.
Dia menamabahkan bahwa kolaborasi interaktif ini juga akan fokus pada strategi membangun sinergi dan kolaborasi alumni dengan pemerintah daerah, terutama kabupaten atau kota yang bercirikan pesisir, laut, dan pulau kecil yang ada di Sulawesi Selatan.
Baca Juga:Tambak Udang KKP di Aceh Timur Ciptakan Multiplier Effect
Lokasi di Kabupaten Pangkep
“Pemilihan lokasi Mubes ini di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan tentu saja tidak lepas dari tujuan mendasar dan misi dari kemitraan ini,” sebut Haripuddin.
“Keahlian, keterampilan, pengalaman, dan jejaring alumni Perikanan Unhas diharapkan dapat memetakan dan memberikan usulan solusi akan potensi, kesempatan, kelemahan dan tantangan yang dihadapi oleh daerah ini, yang akan ditindaklanjuti dalam bentuk pendampingan kepada pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.
“Pendampingan melalui berbagai program dalam bentuk perencanaan pembangunan berbasis daya dukung dan daya tampung pesisir-laut, kompensasi imbal jasa lingkungan, peningkatan kapasitas masyarakat nelayan pesisir dan pulau, serta pemberdayaan ekonomi melalui peningkatan kualitas hasil laut,” kuncinya.
Baca Juga:Terapkan MBKM, Fakultas Perikanan UCM Akan Cetak Jago Wirausaha dan Jago Budidaya