alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jatanras Polrestabes Makassar Kejar Pencuri di Balai Kota Makassar, Diduga Orang Dalam

Muhammad Yunus Rabu, 15 September 2021 | 06:59 WIB

Jatanras Polrestabes Makassar Kejar Pencuri di Balai Kota Makassar, Diduga Orang Dalam
Ruangan di Balai Kota Makassar dimasuki maling. Sejumlah barang dilaporkan hilang [SuaraSulsel.id / Antara]

Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah

SuaraSulsel.id - Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan, sudah menerima informasi pencurian sejumlah barang elektronik di Balai Kota Makassar.

Tim Satuan Jatanras pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun sejauh ini laporan polisi belum diterima.

"Sudah ditindaklanjuti kasus itu. Tim jatanras sudah ke lokasi untuk pengembangan penyelidikan," ujar Fathur.

Sebanyak empat lantai di Menara Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani telah dimasuki maling pada 6 September 2021.

Baca Juga: Kepergok Warga, Aksi Empat Pemuda Spesialis Pencuri Kotak Amal Berakhir Dibui

"Kejadian itu terjadi pada Senin (6/9) pekan lalu, dan baru diketahui di tempat kami ada kehilangan seperti laptop, printer satu unit dan kertas 20 rim, plus satu piala bagus juga hilang," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar Husni Mubarak di balai kota setempat, Selasa.

Ia menuturkan, ada kejanggalan saat pencurian itu berlangsung, sebab pintu dan kuncinya tidak ada yang rusak. Bahkan, pencurian bukan hanya di ruangan Dispora berada di lantai empat, tapi di ruangan lain di lantai lima, enam, dan tujuh. Kejadiannya hampir bersamaan.

"Setelah kami konfirmasi, ternyata di atas juga (dibobol) lantai lima, enam, tujuh. Saya sendiri tidak tahu bila ada kejadian itu. Kalau dihitung-hitung kerugian sekitar Rp 30 jutaan, ada juga data-data hilang. Ada satu brankas juga diganggu berusaha dibuka," ujarnya lagi.

Pihaknya pun sudah melapor ke Polrestabes Makassar berkaitan dengan pencurian itu, agar ditindaklanjuti segera oleh aparat kepolisian. Hanya saja, untuk bukti rekaman CCTV tidak ada karena belum dipasang. Dugaan sementara pelaku merupakan orang dalam, karena tidak ada tanda-tanda kerusakan yang ditimbulkan.

"Kami juga bingung di lantai lima Dinas BKKBN, lantai enam Dinas Pertanahan juga kehilangan. Dengan kejadian ini pasti mengganggu aktivitas. Ini kan kita saling mencurigai, kurang bagus kalau begini modelnya," ujar Husni. (Antara)

Baca Juga: Rahmad Darmawan Puji Debut Kim Jin-sung Bersama Madura United

Baca Juga

Berita Terkait