Wakil Sekretaris MUI Minta Retno Marsudi Buka Jalan Kerjasama Indonesia dan Afghanistan

Pasca ditinggalkan militer Amerika Serikat

Muhammad Yunus
Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:56 WIB
Wakil Sekretaris MUI Minta Retno Marsudi Buka Jalan Kerjasama Indonesia dan Afghanistan
Tangkapan layar arahan pers yang disampaikan secara virtual dari Abu Dhabi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) pada Sabtu (22/8/2020) malam waktu Jakarta. [Antara/Aria Cindyara]

SuaraSulsel.id - Pasca ditinggalkan militer Amerika Serikat, Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul Afghanistan membutuhkan pengelola baru.

Penguasa de facto Afghanistan, disebut tengah mencari negara maupun perusahaan asing yang bisa diajak kerjasama mengelola bandara tersebut.

"Kita yakin, Angkasa Pura bisa disetujui pemerintah baru Afghanistan untuk mengelolanya,” ungkap Zaitun Rasmin, Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Muhammad Zaitun Rasmin, kepada jurnalis Sabtu (28/8/2021).

Zaitun Rasmin pernah bersama sejumlah ulama Indonesia, ditugaskan pemerintah RI memediasi perdamaian antara pemerintahan Afghanistan pimpinan Ashraf Ghani dengan pejuang Taliban.

Baca Juga:Pengungsi Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Kebon Sirih

Zaitun Rasmin menambahkan, bahwa menteri BUMN, Erick Thohir pasti siap menugaskan Angkasa Pura jika diminta pemerintah Afghanistan saat ini.

“Beliau (Erick Thohir) adalah visioner hebat yang bisa mengembangkan BUMN, termasuk Angkasa Pura, sebagai perusahaan yang diperhitungkan di mata internasional,” kata Ustadz Zaitun.

Sebelumnya, pemerintah Turki masih ragu-ragu ketika perusahaan sipilnya diminta mengelola bandara Kabul.
Turki hanya siap jika yang ditugaskan adalah militer mereka. Tapi pemerintah de facto Afghanistan menolak tawaran militer Turki yang telah dianggap sebagai bagian dari NATO.

Menurut Zaitun Rasmin, “Orang sipil Indonesia tidak akan pernah takut ditugaskan di wilayah konflik. Karena kita cinta damai, dan di mana pun kita berada, pasti disukai warga setempat. Kita orang Indonesia selalu berpikir positif, bahwa selama kita baik sama orang lain, pasti mereka juga baik sama kita. Nah, Angkasa Pura adalah representasi orang sipil yang siap jika ditugaskan di wilayah apapun keadaannya.”

“Bukti ketidaktakutan sipil Indonesia berada di tempat manaupun, ketika pada 2019 lalu presiden Joko Widodo, wapres Jusuf Kalla, dan para delegasi mediator perdamaian dari MUI Pusat, berani memasuki Afghanistan. Mereka bertemu dengan kelompok-kelompok yang bertikai, padahal sebagian besar pemimpin dunia, termasuk AS pun tidak berani, karena Afghnistan dianggap sebagai wilayah paling berbahaya di dunia,” jelas Ketua Umum Wahdah Islamiyah ini.

Baca Juga:Sempat Dibawa ke Markas, Mantan Jurnalis Ini Hampir Mati saat Meliput di Afghanistan

Pengelolaan Bandara Hamid Karzai Kabul oleh BUMN Indonesia, menurut Zaitun Rasmin, pasti berdampak positif bagi perdamaian internal yang selama dua tahun terakhir diperjuangkan oleh berbagai pihak di Afghanistan.

Zaitun Rasmin mengatakan, semua pihak di negara tersebut lebih percaya jika bandara kebanggaan mereka dikelola oleh BUMN Indonesia. Karena sejak dulu negara Indonesia dikenal sebagai negara yang cinta damai. Serta negara yang turut memediasi perdamaian di berbagai negara.

"Sebagai awalannya, menteri luar negeri, Ibu Retno Marsudi diharapkan bisa membuka kemitraan yang positif antara Indonesia dan Afghanistan mlalui pengelolaan bandara kebanggaan mereka,” kata Zaitun Rasmin.

Keengganan Turki mengelola Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul Afghanistan, merupakan peluang bagi Indonesia. Agar kerjasama bidang transportasi Indonesia – Afghanistan dapat dibina.

PT Angkasa Pura dapat dipromosikan untuk mengelola bandara kebanggaan Afghanistan tersebut. Apalagi BUMN Indonesia tersebut telah diakui kredibilitasnya oleh dunia internasional.

“Angkasa Pura telah digandeng perusahaan sejenis asal Korea Selatan, IIAC dalam rencana pengelolaan bandara di sejumlah negara. Ini menunjukkan bahwa kredibilitas BUMN kita diakui negara lain,” kata mantan dosen Islamic University of Tokyo ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini