Warga Mengamuk, Pemerintah Belum Bayar 75 Ekor Sapi Kurban Hingga Saat Ini

75 ekor sapi kurban yang disembelih saat perayaan Idul Adha dan sudah dikonsumsi masyarakat bermasalah

Muhammad Yunus
Senin, 16 Agustus 2021 | 19:00 WIB
Warga Mengamuk, Pemerintah Belum Bayar 75 Ekor Sapi Kurban Hingga Saat Ini
Ilustrasi : Sapi kurban Presiden Jokowi di Konawe Selatan akan disembelih saat perayaan Idul Adha di Kota Kendari Sulawesi Tenggara [telisik.id]

SuaraSulsel.id - 75 ekor sapi kurban yang disembelih saat perayaan Idul Adha dan sudah dikonsumsi masyarakat bermasalah.

Sejumlah pria mengaku sebagai pemilik sapik mengamuk. Mereka berteriak bahwa sapi kurban yang sudah disembelih dan dibagi-bagikan kepada warga belum dibayar Pemerintah Provinsi Sulbar. Jumlahnya kurang lebih Rp 1,5 Miliar.

Sapi kurban yang disembelih itu bantuan pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kepada sejumlah kecamatan di Sulawesi Barat. Untuk disembelih dan dibagikan kepada seluruh masyarakat.

Harli Sarebong, sebagai panitia distribusi hewan sapi kurban mengatakan emosi. Karena sebanyak 75 ekor sapi sudah dipotong. Tapi belum juga dibayar oleh pemerintah Sulbar.

Baca Juga:Bikin Ngakak, Sapi Kurban Ini Kepo Ingin Lihat Temannya yang Disembelih

“Kasian mereka yang punya sapi, dua tahun mereka pelihara dan sudah satu bulan ini belum dibayar. Kami tidak tahu itu hak interpelasi, hak angket, kalau mau jatuhkan gubernur silahkan. Itu hak kalian tapi tolong harga sapi kami tolong dibayarkan ini sudah menjelang satu bulan sampai saat ini belum dibayar, “ kata Harli, Senin 16 Agustus 2021.

Mengutip pojokcelebes.com, Kabiro Tapem Pemprov Sulbar Muh Saleh Rachim mengatakan, sapi belum dibayarkan kepada pemenang lelang senilai Rp 1,5 Miliar.

Hewan qurban itu untuk masyarakat dan dibagikan ke setiap kecamatan. Pembagian hewan kurban itu untuk membantu masyarakat muslim yang saat ini daya belinya kurang akibat pandemi Covid – 19.

Sehingga pemerintah berinisiatif melakukan pengadaan hewan kurban sebanyak 75 ekor. Namun pihak pemerintah mengakui ada keterlambatan pembayaran karena masih menunggu pemetaan.

“Tidak ada ji masalah dan sudah siap dananya. Waktu penyaluran pemerintah sendiri yang serahkan di masjid – masjid di ibu kota kecamatan dan di ibu kota kabupaten. Karena di situ terkumpul masyarakat dan masyarakat sendiri yang menyembelih dan dibagikan. Lambat karena ada pemetaan oleh Pak Gubernur sehingga lambat, tapi tidak ada masalah kok dananya sudah ada,“ terangnya.

Baca Juga:Irfan Hakim Nangis Sapi Kurbannya yang Viral Disembelih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini