Bali Kena PPKM Darurat, Bagaimana Nasib Pariwisata dan Work From Bali ?

Penyebab lonjakan kasus Covid-19 karena intensitas tinggi pelaku perjalanan

Muhammad Yunus
Rabu, 30 Juni 2021 | 15:56 WIB
Bali Kena PPKM Darurat, Bagaimana Nasib Pariwisata dan Work From Bali ?
Pemandu pariwisata memeriksa suhu tubuh peserta program 'Fam Trip' bertajuk 'Explore Badung' yang akan memasuki bus pariwisata di Badung, Bali, Minggu (6/12/2020). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

"Dari peta penularan Covid-19 yang terlihat bahwa sebarannya sudah merata. Dengan kondisi ini," ujar Jokowi.

Work From Bali

Anggota Komisi IX DPR Rahmat Handoyo mengatakan, penerapan protokol kesehatan secara ketat di Bali menjadi harga mati. Hal itu seiring melonjaknya kasus positif Covid-19 di Pulau Dewata.

Diketahui, Satgas Covid-19 Provinsi Bali sebelumnya mengatakan penyebab lonjakan kasus itu di antaranya karena intensitas tinggi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) ke Bali. Kunjungan itu baik tujuan berwisata atau bekerja, yakni program work from Bali.

Baca Juga:Anies Tak Ada Persiapan Khusus Jelang PPKM Darurat: Kita Sudah Terbiasa Setahun Ini

"Menyikapi yang ada di Bali tentu kita screening yang ketat, testing yang ketat, kemudian menggunakan protokol kesehatan menjadi harga mati. Ini menjadi salah satu yang kata kunci mengendalikan Covid-19," kata Rahmat.

Terkait work from Bali menjadi salah satu pemicu lonjakan kasus positif, Rahmat Handoyo mengatakan hal itu perlu menjadi pembelajaran.

Bagaimana kemudian ada evaluasi dari pelaksanaan program work from Bali, yanh di satu sisi meningkatkan sektor ekonomi pariwisata di kawasan tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini