Begini Cara Pengusaha Hiburan Malam Makassar Cegah Penularan Covid-19

Membentuk Tim Satgas Covid-19 yang ditempatkan diseluruh usaha hiburan

Muhammad Yunus
Senin, 14 Juni 2021 | 19:17 WIB
Begini Cara Pengusaha Hiburan Malam Makassar Cegah Penularan Covid-19
Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) menggelar diskusi terkait penanganan pencegahan Covid-19 di Makassar, Senin 14 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id]

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto punya strategi khusus menekan lonjakan kasus Covid-19 di Makassar.

Danny Pomanto telah meluncurkan program bernama Makassar Recover untuk menangani Covid-19 di Makassar.

Dalam program Makassar Recover diketahui ada tiga Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk. Satgas Pengurai Kerumunan (Raika), Satgas Detektor, dan Satgas Covid Hunter.

Tim Satgas yang dibentuk ini memiliki tugas masing-masing dalam menangani Covid-19 di Makassar. Satgas Raika bertugas mengurai kerumunan orang-orang di setiap tempat-tempat usaha. Mulai warkop, restoran, hingga cafe. Menghimbau terapkan protokol kesehatan 5 M.

Baca Juga:USU Terima 2.463 Mahasiswa Baru dari Jalur SBMPTN 2021

"Satgas Raika pengurai kerumunan di malam hari. Mereka akan datang tanpa dipanggil," kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto mengatakan, Satgas Detektor akan melakukan pemeriksaan status kesehatan. Kemudian Satgas Covid Hunter bertugas memburu setiap warga yang suspek hingga terkonfirmasi Covid-19 di 153 Kelurahan di Kota Makassar.

Jumlah petugas Satgas Covid Hunter yang dikerahkan diketahui sebanyak 1.071 orang. Mereka dibagi menjadi tujuh orang di setiap kelurahan, Makassar.

Cara kerja Satgas Covid Hunter, menunggu laporan terkait adanya warga yang suspek hingga terkonfirmasi Covid-19. Hal ini karena, Danny menganggap berkerja secara berpatroli tidak efektif.

"Satgas Covid Hunter kalau ada suspek pasti didatangi rumahnya. Kemudian dipasangi garis polisi. Baru dibuka setelah dipastikan negatif," jelas Danny Pomanto.

Baca Juga:Peningkatan Kasus Covid-19 di DKI Jakarta

Danny mengungkapkan untuk menjalankan program Makassar Recover ini, anggaran yang digunakan pemerintah diketahui sebanyak Rp 380 miliar. Karena itu, semua biaya pasien Covid-19 yang dirawat hingga suplemen diberikan secara gratis.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini