Pemkot Makassar Luncurkan Satgas Covid Hunter, Buru Warga Terpapar Covid-19

Pemerintah Kota Makassar meluncurkan Satgas Covid Hunter

Muhammad Yunus
Jum'at, 04 Juni 2021 | 17:48 WIB
Pemkot Makassar Luncurkan Satgas Covid Hunter, Buru Warga Terpapar Covid-19
Pemerintah Kota Makassar meluncurkan Satgas Covid Hunter di Tribun Lapangan Karebosi, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Makassar, Jumat 4 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Pemerintah Kota Makassar meluncurkan Satgas Covid Hunter di Tribun Lapangan Karebosi, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Makassar, Jumat 4 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Pemerintah Kota Makassar meluncurkan Satgas Covid Hunter di Tribun Lapangan Karebosi, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Makassar, Jumat 4 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Lebih Seribu Petugas

Pembentukan Tim Covid Hunter melengkapi dua satgas yang sudah berjalan yakni Satgas Raika dan Tim detektor.

Raika untuk memastikan orang taat protokol kesehatan. Sementara Covid Hunter memiliki tugas khusus untuk melakukan testing, tracing, dan treatment terhadap pasien Covid-19 di Kota Makassar.

Danny Pomanto menjelaskan Covid Hunter berjumlah 1.071 petugas akan dibagi per tim setiap kelurahan.

Baca Juga:Bikin Kesalahan Fatal, Lurah Lakkang Kecamatan Tallo Dicopot

Satu tim terdiri 7 orang diantaranya dua tenaga kesehatan, dua polisi, satu TNI, dan dua Satpol PP.

“Ini hadir untuk memastikan semua orang sehat dan mendapatkan perawatan tanpa menunggu orang sakit. Jadi tugasnya mentracing orang yang sudah suspek. Dan yang sudah suspek akan dikarantina. Serta Covid Hunter akan mentesting lokasi yang telah didatangi pasien suspek seperti kantor atau tempat nongkrongnya,” ucap Danny Pomanto.

Tim Covid Hunter menggunakan mobil yang sudah dirancang khusus mendukung operasional tim di lapangan. Berdasarkan pantauan, kendaraan tersebut menyerupai ambulans.

Bagian dalam, dilengkapi berbagai perlengkapan medis dan fasilitas yang memadai. Seperti tandu pemuatan, lemari medis, persediaan tabung oksigen, kursi dokter, dan pemadam api bersama dengan pencahayaan internal.

“Mobil ini juga dilengkapi dengan antigen dan obat-obatan multivitamin,” sebutnya.

Baca Juga:Wali Kota Makassar Himbau Warga Bersedekah untuk Palestina

Ada 17 unit mobil yang tersedia. 15 unit untuk setiap kecamatan dan 2 mobil bertugas sebagai mobil pemantau.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini