Jika ruas ini tuntas, maka jarak antara Rantepao-dan Palopo juga kian singkat. Dulunya mencapai 2 jam. Namun kalau tuntas bisa 45 menit.
Pemprov Sulsel, kata dia, terus berupaya untuk menyelesaikan infrastruktur jalan Provinsi di daerah, yang diperkirakan akan memakan anggaran sekitar Rp 400 Miliar.
Kemantapan jalan sekitar 70 persen.
"Kita terus genjot dan tingkatkan kemampuan kita. Tahun depan kita akselerasi lagi untuk jalan yang menghubungkan Kabupaten/Kota lainnya, utamanya yang dilintasi banyak warga. Insya Allah, pelan-pelan kita selesaikan ini dan sinergitas dikerjakan bersama," jelasnya.
Kepala Dinas PUTR Sulsel, Rudy Djamaluddin mengatakan, khusus untuk area Toraja, memang banyak proyek jalan yang dikerjakan. Misalnya saja, untuk Tana Toraja pada ruas Passoko-Matangli-Massupu-bts Pinrang alokasinya tahun ini sebanyak Rp68 miliar. Itu untuk penanganan 8,5 kilometer.
Baca Juga:Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sulsel Mengaku Kembalikan Uang ke KPK
Kemudian, kata dia, untuk Toraja Utara, diakuinya memang agak banyak. Misalnya saja untuk ruas Rantepao-Sa'dang-Batusitanduk, memakan anggaran Rp72 miliar untjk 10,4 kilometer. Kemudian Rantepao-Pangalan-Bts Sulbar sebanyak 57 miliar untuk penanganan 10,8 kilometer.
Lalu, ada program PHJD ada empat ruas jalan yang dikerjakan, dengan total anggaran Rp49 miliar. Panjang penanganannya sepanjang 50 kilometer.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing