Montir di Desa Bulili Bikin Pesawat Pakai Mesin Yamaha RX King

Tidak lulus sekolah dasar. Belajar bikin pesawat dari Youtube.

Muhammad Yunus
Rabu, 19 Mei 2021 | 10:16 WIB
Montir di Desa Bulili Bikin Pesawat Pakai Mesin Yamaha RX King
Kisman Panju, montir di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo dan pesawatnya / [gopos.id]

SuaraSulsel.id - Sebuah pesawat rakitan terparkir di tanah lapang di samping rumah di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Pohuwato. Bentuknya terbilang sederhana. Berupa rangka besi yang dilapisi kain parasut.

Pada bagian tengah terdapat sebuah mesin yang dilengkapi baling-baling. Sementara di bagian depan terdapat kemudi yang menyerupai setir sepeda. Di antara bagian mesin dan kemudi, ada tempat duduk untuk satu orang.

Mengutip gopos.id -- jaringan suara.com, pesawat rakitan itu merupakan hasil karya Kisman Panju, seorang montir asal Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Pohuwato. Perakitan pesawat dimulai Kisman Panju menjelang akhir 2020, tepatnya delapan bulan lalu.

Berbekal mesin sepeda motor Yamaha RX-King, Kisman memulai karyanya merakit pesawat terbang. Untuk rangka pesawat, pria yang kesehariannya bekerja di bengkel di Desa Bulili tersebut, menggunakan pipa besi dan pipa alumunium.

Baca Juga:Pantau Sekolah Tatap Muka, Disdik Sulsel Bentuk Satgas Covid-19

Pada rangka bagian sayap dan ekor, dilapisi kain parasut dari sarung penutup mobil. Sementara untuk baling-baling, kisman menggunakan kayu lasi.

“Pembuatan pesawat ini memakan waktu sekitar 8 bulan, dengan modal total Rp 9,5 juta. Untuk mesin motor Rp 5 juta, selanjutnya rangka dengan parasutnya sekitar Rp4,5 juta,” ungkap Kisman.

Sebelum memulai perakitan, pria yang tak tamat Sekolah Dasar (SD) itu mempelajari secara otodidak proses pembuatan pesawat. Ia membaca di internet maupun menonton di kanal Youtube. Setelah mempelajari teknik pembuatan pesawat, Kisman mulai menerapkan apa yang diperolehnya tersebut.

Setali tiga uang, niat Kisman mewujudkan pesawat impian mendapat dukungan keluarga. Bahkan dukungan keluarga menambah spirit bagi Kisman dalam merancang dan merakit pesawat buatannya.

Kisman Panju, montir di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo dan pesawatnya / [gopos.id]
Kisman Panju, montir di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo dan pesawatnya / [gopos.id]

“Pekerjaan (pembuatan pesawat) memakan waktu, karena saya juga bekerja sebagai montir rumahan. Nanti setelah tak ada pekerjaan, baru kemudian saya lanjutkan merakit pesawat,” tutur Kisman.

Baca Juga:Tidak Boleh Digunakan, Sulsel Simpan Lebih 12 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca

Jumat, 16 Mei 2021, Kisman melakukan uji coba terbang pesawat rakitannya. Akan tetapi harapan melihat pesawatnya terbang belum kesampaian. Kekuatan baling-baling dan tekanan mesin masih rendah, sehingga belum mampu mengangkat rangka pesawat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini