Terlebih, kata dia, didukung oleh infrastruktur di Sulsel yang terus genjot. Diantaranya pembangunan Makassar New Port (MNP), penambangan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, serta Kereta Api Makassar-Parepare.
"Dengan sinergi sesuatu bisa terjadi. Inilah kita mengarahkan sinergitas dan bersama-sama mengembangkan. Luar biasa, ditengah pandemi bisa melahirkan seperti ini. Kita tinggal bagaimana koordinasi lebih baik. Bagaimana kerjasama di tengah pendemi ini terus dijaga," pungkasnya.
Direktur Utama PT Industri Kapal Indonesia (IKI), Diana Rosa, menyampaikan, KMP Takabonerate ini sempat terkendala karena belum lengkap ABK yang akan mengoperasikan kapal penumpang ini.
"Jadi kita bereskan sertifikasi kapalnya, kita kembalikan (PT IKI) untuk keamanan. Kita jaga aset negara ini agar tidak ada kerusakan. Alhamdulillah hari ini ABK KMP Takabonerate sudah lengkap, siap dioperasikan dan akan berlayar di Selayar," katanya.
Baca Juga:Tito Karnavian : Sekarang Andi Sudirman Pemimpin Sulsel, Semua Wajib Dukung
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, menambahkan, diharapkan KMP Takabonerate ini bisa menjadi penghubung ekonomi baru bagi masyarakat.
Sementara, Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, menuturkan, hadirnya KMP Takabonerate ini berawal dari insiden kandasnya KMP Lestari Maju di Perairan Selayar.
"Alhamdulillah, hari ini sudah bisa dinikmati. Kapal ini bukti sejarah bahwa perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tolong dipelihara aset negara ini dengan baik. Mari menghargai pengorbanan ini dan pelihara baik untuk masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya masyarakat Kepulauan Selayar," bebernya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris Ditjen Kementerian Perhubungan Darat, Marta Hadi Sarwono, berharap, KMP Takabonerate ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk masyarakat.
Baca Juga:Kerja Dianggap Tidak Maksimal, TGUPP Pemprov Sulsel Dievaluasi