suara mereka

Monumen Sejarah Masuknya Islam di Kabupaten Luwu Terancam Rusak

Sejarah peradaban Islam di Kabupaten Luwu, tak lepas dari datangnya tiga datok bersaudara dari Minangkabau

Muhammad Yunus
Selasa, 20 April 2021 | 09:56 WIB
Monumen Sejarah Masuknya Islam di Kabupaten Luwu Terancam Rusak
Monumen sejarah masuknya Islam di Luwu, Sulawesi Selatan / [KabarMakassar.com]

SuaraSulsel.id - Sejarah peradaban Islam di Kabupaten Luwu, tak lepas dari datangnya tiga datok bersaudara dari Minangkabau Sumatera Barat ke pulau Sulawesi.

Kejadian itu berlangsung pada abad ke-16 atau tahun 1603 Masehi, tiga datok pembawa amanah Islam itu bernama Datok Sulaiman, Datok Ribandang, dan Datok Ditiro.

Tersebutlah Datok Sulaiman yang memilih untuk menyebarkan ajaran Islam di kerajaan Luwu, namanya pun berganti menjadi Datok Pattimang.

Sementara dua Datok lainnya memilih menyebarkan ajaran Islam di dua kerajaan lainnya, yakni di Kerajaan Bone dan Kerajaan Gowa.

Baca Juga:Agus Ridhallah Sebut Kerumunan di Megamendung Tanggung Jawab Habib Rizieq

Datok Pattimang tiba di Tana Luwu pada masa kerajaan Datu Luwu ke-15 bernama La Patiware dan dilanjutkan oleh putranya bernama Pati Pasaung dengan nama Islamnya Sultan Abdullah.

Datuk Pattimang datang dengan menggunakan perahu layar dan berlabuh di salah satu muara di Dusun Muladimeng, Desa Pabbaresseng, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Jejak awal Datok Pattimang ini ditandai dengan nama La Pandoso, oleh pemerintah setempat kemudian dibuatkan sebuah monumen bersejarah dengan julukan yang sama, Monumen La Pandoso.

La Pandoso sendiri berarti sebuah pancang atau tongkat yang ditancapkan untuk mengikat atau menambatkan perahu dalam bahasa Luwu.

Sampai saat ini, monumen awal masuknya Islam ini ramai dikunjungi warga saat Bulan Suci Ramadan tiba.

Monumen ini ditandai dengan berdirinya bangunan berupa replika masjid berukuran kecil sekitar 2 x 2 meter dan di tengahnya berisi tiang atau pancang setinggi 136 sentimeter sebagai simbol.

Baca Juga:Pasangan Non Muhrim di Aceh Terancam Hukuman Cambuk, Ini Penyebabnya

Kepala Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Luwu, Alim Bachry saat mengunjungi Monumen La Pandoso ini mengatakan, salah satu sejarah kebangsaan warga Luwu ada di La Pandoso.

“Di La Pandoso ini ada tugu sejarah pertama masuknya agama Islam di jazirah Sulawesi Selatan khususnya di Tana Luwu ini, oleh karena itu kami melakukan monitoring pemantauan di tempat sejarah kebangsaan khususnya tempat masuknya agama islam di Luwu,” kata Alim Bachry kepada KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, Senin 19 April 2021.

Hanya saja, dari penglihatan Alim sendiri, Monumen La Pandoso saat ini kondisinya tergerus oleh pasang surut air laut, sehingga perlu mendapat perhatian penuh oleh semua pihak.

“Harapan kita monumen ini dapat dikembangkan nanti melalui pemerintah setempat dan camat serta semua pihak untuk dibenahi dan lebih dipromosikan lagi supaya sejarah ini tidak hilang, karena tempat ini adalah pertama kali islam masuk,” ucap Alim.

Kepastian awal masuknya Islam di Tana Luwu masih samar-samar, pasalnya sejarah lain mencatat Islam masuk di Luwu sejak 1593 dan setahun kemudian dibangun Masjid Jami di Desa Tanarigela tahun 1594 masehi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini