Dulu Menyembah Makhluk Halus, Kini Warga Kampung Ini Kompak Masuk Islam

Kemudian membangun kawasan pemukiman yang diberi nama Kampung Mualaf Darussalam

Muhammad Yunus
Sabtu, 17 April 2021 | 18:31 WIB
Dulu Menyembah Makhluk Halus, Kini Warga Kampung Ini Kompak Masuk Islam
Kampung Mualaf Darussalam di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan / [SuaraSulsel.id / Foto Warga : Irfan]

SuaraSulsel.id - Warga di dataran tinggi Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang kompak memeluk agama Islam. Kemudian membangun kawasan pemukiman yang diberi nama Kampung Mualaf Darussalam.

Kampung ini diresmikan sekitar Februari 2019. Awalnya dihuni oleh masyarakat muslim atau mualaf yang jumlahnya enam orang. Kini bertambah menjadi sekitar 30 orang. Sebanyak 20 unit rumah sudah terbangun.

Sebelum memeluk agama islam rara-rata warga menyembah makhluk halus atau roh. Warga menganut kepercayaan animisme Aluk Todolo. Kepercayaan yang berasal dari suku Toraja Kuno.

Warga Kampung Mualaf sebagian besar berasal dari Dusun Makula, Desa Mesakada, Kecamatan Lembang. Mereka bekerja sebagai buruh tani.

Baca Juga:Momen Gus Miftah Tuntun Seorang Pria Masuk Islam, Publik: Adem Lihatnya

Untuk sampai ke Kampung Mualaf, pengunjung harus menempuh jalur yang cukup sulit. Karena jalannya rusak dan berbatu. Jika musim kemarau berdebu. Saat musim hujan akan berlumpur.

Dari Kabupaten Pinrang, membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke Kecamatan Lembang. Selanjutnya dari kecamatan ke Kamopung Mualaf Dusun Makula, butuh sekitar satu jam perjalanan.

Dari pentauan dan informasi yang dihimpun KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, kini masyarakat setempat sedang membangun asrama putri dan asrama putra. Sumber dana pembangunan asrama berasal dari sumbangan dan donatur asal lembaga swasta, komunitas dan lainnya.

Kampung Mualaf Darussalam di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang / [KabarMakassar.com]
Kampung Mualaf Darussalam di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang / [KabarMakassar.com]

Tokoh masyarakat atau inisiator pendiri Kampung Mualaf Darussalam, Guntur (51 tahun) mengatakan, Kampung Mualaf ia rintis bersama lima orang keluarganya.

Diperuntukan khusus mualaf atau orang yang baru memeluk agama Islam. Pembangunan dan pembebasan lahan Kampung Mualaf berasal dari sumbangan berbagai pihak.

Baca Juga:Terungkap! Deddy Corbuzier Ingin Anaknya Azka Corbuzier Memeluk Islam

“Kampung Mualaf ini awalnya kami hanya satu keluarga 6 orang yang tinggal. Alhamdulillah, sekarang sudah ada 30 orang mualaf atau 17 kepala keluarga yang tinggal. Karena memang kampung ini dikhususkan bagi yang mualaf,” kata Guntur, Kamis 15 April 2021.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini