alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gubernur Nurdin Abdullah Resmikan Ampiteater Jalan Metro Tanjung Bunga

Muhammad Yunus Kamis, 25 Februari 2021 | 11:27 WIB

Gubernur Nurdin Abdullah Resmikan Ampiteater Jalan Metro Tanjung Bunga
Ampiteater atau gelanggang terbuka di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Teater di ruang terbuka ini memiliki lebar 50 meter

SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah meresmikan ampiteater atau gelanggang terbuka Jalan Metro Tanjung Bunga tahap 1, Kamis 25 Februari 2021.

Teater di ruang terbuka ini memiliki lebar 50 meter. Tahap pertama diselesaikan sepanjang 250 meter dengan anggaran biaya sekitar Rp 30 miliar.

Fasilitas ini diharapkan menjadi ikon baru Kota Makassar. Menjadi ruas jalan utama yang akan menghubungkan beberapa daerah dengan Kota Makassar.

Jika rampung, jalur Jalan Metro Tanjung Bunga akan dilengkapi jembatan, dan pedesterian. Memberikan ruang alternatif dalam menikmati pemandangan Makassar.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Ajak Masuk Toilet, Ini Respons Danny Pomanto

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, penyelesaian jalan ini penting untuk segera diselesaikan, karena berhubungan dengan kepentingan rakyat.

"Jadi ini kepentingan rakyat, kepentingan rakyat itu di atas segala-galanya. Jadi ini harus kita selesaikan. Karena Tanjung Bunga ini adalah harapan kita menjadi landmark Kota Makassar. Sehingga wajib harus selesai," kata Nurdin.

Penyelesaian tahap awal termasuk banyaknya ditemukan lubang di jalan tersebut melalui perbaikan jalan.

Ampiteater atau gelanggang terbuka di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar / [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Ampiteater atau gelanggang terbuka di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

"Jadi mungkin tahap awal dulu. Karena sudah banyak lubang-lubang preservasi dulu kita lakukan. Supaya tidak ada lagi masyarakat mengeluh," sebut Nurdin.

Jalan Metro Tanjung Bunga sendiri akan menjadi landmark Makassar, dengan panjang jalan 6 Km, lebar 50 meter akan dilengkapi dengan fasilitas jalur sepeda lebar 6,6 meter, jalur lambat 4,8 meter, jalur hijau 1 meter, jalan utama 9,6 meter dan jalur hijau 2 meter. Jalan nanti diharapkan dapat mengakomodir intesitas transportasi yang tinggi.

Baca Juga: Bertemu Danny Pomanto, Nurdin Abdullah : Saatnya Bersatu

Selanjutnya akan dilakukan pendekatan dengan para pemilik lahan. Demikian juga berkoordinasi dengan BPN Makassar dan Kanwil Pertanahan untuk bersama-sama menyelesaikan akses lahan yang masih tersisa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait