alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengemudi Online di Kota Makassar Menolak Indriver, Dituding Ilegal

Muhammad Yunus Kamis, 21 Januari 2021 | 08:25 WIB

Pengemudi Online di Kota Makassar Menolak Indriver, Dituding Ilegal
Aplikasi inDriver / [Foto Istimewa]

Kominfo RI diminyta untuk memblokir aplikasi Indriver

SuaraSulsel.id - Pengemudi online atau daring di Kota Makassar menolak kehadiran Indriver. Aplikasi jasa transportasi online.

Pengemudi mengaku dirugikan dengan kehadiran Indriver. Karena memberikan harga tidak wajar kepada pengguna. Aplikasi Indriver juga disebut ilegal.

Kementerin Kominfo pun diminta untuk menghapus aplikasi Indriver.

Koalisi Driver Online (KDO) di Makassar, menolak hadirnya aplikasi transportasi online Indriver.

Baca Juga: Pengusaha Sulsel Haji Permata Ditembak 3 Kali di Bagian Jantung

Aplikasi tersebut dinilai ilegal dan bisa merusak pasar transportasi online lantaran memasang tarif tidak wajar. Di luar dari ketentuan tarif yang diatur Pemerintah Daerah.

Mujahidin, aktivis Koalisi Driver Online mengungkapkan, Indriver dinilai ilegal karena tidak punya kantor, dan tidak ada izin dari pemerintah.

"Kami meminta pemerintah menghentikan operasional Indriver. Kami juga sudah bersurat ke Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel terkait ini," ujar Mujahidin kepada terkini.id -- jaringan suara.com, Rabu 20 Januari 2021.

Dia pun meminta Kominfo RI untuk memblokir aplikasi tersebut.

Beberapa alasan dikemukakan Mujahidin terkait perlunya pemerintah menindak tegas aplikasi tersebut.

Baca Juga: Kepala Inspektorat Sulsel : Ada Penyalahgunaan Anggaran Bansos Covid-19

"Pertama, karena menetapkan tarif tidak wajar, di luar yang telah ditetapkan dalam SK Gubernur Sulsel terkait tarif ambang batas atas dan ambang batas bawah yang juga sudah ditetapkan Kementerian Perhubungan," ujar Mujahidin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait