Proses Vaksinasi Covid-19 di Sulsel Sangat Lambat

Setiap hari petugas hanya mampu menyuntik vaksin Covid-19 sebanyak 43 sampai 44 orang

Muhammad Yunus
Selasa, 19 Januari 2021 | 07:56 WIB
Proses Vaksinasi Covid-19 di Sulsel Sangat Lambat
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Makkasau, Kamis 14 Januari 2021 / [Foto SuaraSulsel.id / Muhammad Aidil]

Kata Nurul, sasarannya adalah 38.234 nakes yang wajib vaksinasi. Namun, dari registrasi ulang, ada 15.151 nakes yang bersedia.

Jumlah nakes yang mau divaksin di Kota Makassar yakni 12.208, Gowa 1.736, dan Maros 1.207 orang. Namun, ada beberapa yang disebut tidak memenuhi syarat.

Mereka tercatat sebagai penyintas, ada juga yang kontak langsung dengan pasien Covid-19. 27 orang tercatat akan divaksinasi ulang, dan 20 orang tidak memenuhi syarat.

"Kalau kontak langsung kan tidak boleh. Ada di syaratnya dari 16 pertanyaan itu. Ada juga yang lagi hamil," tambahnya.

Baca Juga:Vaksinasi COVID-19 Juga Berguna Bagi yang Tidak Ikut Disuntik

Nurul memastikan vaksinasi tersebut aman dan halal. Bahkan sudah disuntikkan ke beberapa pejabat beberapa waktu lalu.

Hasilnya, tak ada yang memiliki gejala berlebihan. Ia pun mengimbau agar nakes tak menolak. Apalagi jika alasan takut.

Sulsel sendiri diketahui mendapat jatah vaksin jenis sinovac 66.640. Sesuai petunjuk Kementerian Kesehatan, tahap pertama vaksinasi baru dilakukan untuk tiga kabupaten/kota. 21 daerah lainnya akan dilakukan pada bulan Februari mendatang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini