Ini 14 Orang Pertama di Sulsel yang Beruntung Akan Disuntik Vaksin Sinovac

Mulai dari Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD, Forkopimda, tokoh agama, hingga tokoh pemuda

Muhammad Yunus
Senin, 11 Januari 2021 | 18:58 WIB
Ini 14 Orang Pertama di Sulsel yang Beruntung Akan Disuntik Vaksin Sinovac
Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa melakukan simulasi vaksinasi Covid-19, Jumat (8/1/2021) / [Foto Humas Pemkab Gowa]

SuaraSulsel.id - Sebanyak 14 orang di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menjadi orang pertama disuntik vaksin Sinovac. Mulai dari Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD, Forkopimda, tokoh agama, hingga tokoh pemuda.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Sulsel Nurul AR mengatakan, 15 nama tersebut telah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk divaksinasi pertama kali.

Berikut daftar orang di Sulsel yang beruntung akan divaksinasi :

1.Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
2.Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
3.Pangdam VII Hasanuddin Mayjen Andi Sumangerukka
4.Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam
5.Kepala Dinkes Sulsel Ichsan Mustari
6.Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari
7.Pengurus MUI Sulsel Andi Wahid Haddade
8.Ketua PPNI Sulsel Abdul Rakhmat
9.Wakil Sekretaris PKK Sulsel Aisyah Ahmad
10.Bendahara Persakmi Eha Sumatri
11.Ketua Persatuan Apoteker Indonesia Sulsel Prof Gemini Alam
12.Ketua KNPI Sulsel Nur Qanitha
13.MPI KNPI Sulsel Imran Eka
14.Wakil Sekretaris Persatuan Dokter Gigi Indonesia Ardiansyah Pawinru

Baca Juga:Vaksin Sinovac Manjur 65,3 Persen, BPOM: Semoga Bisa Turunkan Kasus Corona

Nama-nama tersebut, kata Nurul sudah menyatakan kesediaannya. Mereka akan diimunisasi sehari setelah Presiden RI, Jokowi beserta menteri divaksinasi.

"Untuk sementara kita rencananya vaksinasi di Rumah Sakit Dadi," ujar Nurul, Senin (11/1/2021).

15 nama tersebut, kata Nurul masih akan diperiksa terlebih dahulu. Jika tidak memenuhi syarat, tentu tidak divaksinasi.

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku sangat siap untuk divaksin.

Vaksin itu biasa saja. Kalau Pak Presiden bilang aman, berarti sudah melewati tahapan uji. Menurut Sudirman, ini bisa meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini dijamin keamanannya.

Baca Juga:Satgas Covid-19: Masyarakat Mulai Abai dengan 3M, Ini Sebabnya!

"Sangat siap. Vaksin itu biasa saja. Kalau Presiden sudah bilang aman, tentu tidak ada masalah. Kan juga tidak sembarang orang divaksin, ada kriterianya," ujar Sudirman.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini