LG Investasi Rp142 Triliun, Bangun Smelter di Maluku Utara

Dengan investasi sebesar Rp 142 triliun dari LG, akan dibangun pabrik baterai di Batang dan Smelter di Maluku Utara.

Liberty Jemadu
Rabu, 30 Desember 2020 | 18:34 WIB
LG Investasi Rp142 Triliun, Bangun Smelter di Maluku Utara
Ilustrasi pengisian baterai mobil listrik. [Shutterstock]

"Ini tidak lama-lama, kemungkinan akan groundbreaking pada semester pertama 2021. Tahun 2021, semester pertama insyaallah tahap pertama sudah mulai dilakukan pembangunan pabrik," pungkasnya.

Pengembangan industri baterai listrik terintegrasi merupakan langkah konkret yang sesuai dengan target Presiden Jokowi untuk mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju 2045. Hilirisasi pertambangan adalah salah satu wujud transformasi tersebut.

Saat ini negara-negara di dunia telah mencanangkan pengurangan konsumsi bahan bakar dan pengurangan emisi karbondioksida (CO2) dan pencanangan penerapan kendaraan listrik sebanyak 15-100 persen dari total kendaraan yang beredar.

Diperkirakan pada tahun 2040 terdapat 49 juta unit kendaraan listrik atau sekitar 50 persen dari total permintaan otomotif dunia. Selain itu, beberapa pabrikan mulai mengalihkan lini produksi kendaraan konvensionalnya menjadi kendaraan listrik, yaitu antara 20-50 persen dari total produksinya.

Baca Juga:Berinvestasi Rp 28,3 Triliun, Toyota Produksi Mobil Listrik Mulai 2023

Target penerapan kendaraan listrik di dunia akan terus meningkat secara bertahap. Dalam rentang tahun 2020-2030, negara-negara Asia akan mulai menerapkannya, antara lain Republik Rakyat Tiongkok (RRT) (8,75 juta unit kendaraan), Thailand (250 ribu unit kendaraan), Vietnam (100 ribu unit kendaraan), Malaysia (100 ribu unit kendaraan), serta India (55 ribu unit mobil listrik dan 1 juta unit motor listrik).

Sementara itu, target penerapan kendaraan listrik Indonesia pada tahun 2035 adalah 4 juta unit mobil listrik dan 10 juta unit motor listrik. [Antara]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini