Rumah Sakit Penuh, Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Pergi Saat Tahun Baru

Kementerian Kesehatan meminta masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan jauh untuk menghabiskan waktu libur panjang Natal dan Tahun Baru. Gara-gara rumah sakit penuh?

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Selasa, 29 Desember 2020 | 12:13 WIB
Rumah Sakit Penuh, Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Pergi Saat Tahun Baru
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

SuaraSulsel.id - Kementerian Kesehatan meminta masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan jauh untuk menghabiskan waktu libur panjang Natal dan Tahun Baru. Gara-gara rumah sakit penuh?

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Prof. dr. Abdul Kadir mengatakan, peningkatan infeksi Covid-19 mengakibatkan berkurangnya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. 

"Kami mengingatkan masyarakat, dalam liburan panjang Natal dan Tahun Baru untuk tidak melakukan perjalanan yang jauh. Karena implikasi dari perjalanan yang jauh, atau pergerakan massal dari masyarakat berdampak pada peningkatan kasus positif sebanyak 30 sampai 40 persen," kata prof Kadir dalam konferensi pers virtual bersama media, Senin (28/12/2020).

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

Kadir menyampaikan bahwa pencegahan lonjakan kasus positif Covid-19 harus dilakukan lantaran lebih dari setengah rata-rata kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid telah terisi penuh. Data Kemenkes secara nasional tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit di seluruh Indonesia sudah mencapai 64,10 persen.

Baca Juga:Pembuat Pamflet Jasa Teman Kencan Malam Tahun Baru, Serius Cari Pasangan

Terdapat delapan provinsi di antaranya yang keterisian tempat tidur di rumah sakit di atas 65 persen. Diakui Kadir, jumlah keterisian tempat tidur di setiap rumah sakit di daerah bisa berbeda-beda. Tergantung dari jumlah kasus Covid-19 juga kecenderungan orang yang hanya mau menjalani perawatan di rumah sakit tertentu.

"Beberapa orang hanya mau dirawat di rumah sakit tertentu, sehingga satu rumah sakit bisa penuh sedangkan rumah sakit lainnya masih kosong," katanya.

Kadir menyampaikan, jika tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid telah terisi hingga 70 persen, bukan hanya mengakibatkan RS penuh tetapi juga berisiko bagi tenaga kesehatan yang bertugas.

"Kemungkinan pasien tidak bisa dirawat di RS dan nakes kita juga akan capek dan pelayanan tidak maksimal," ujarnya.

Baca Juga:Warga Bojonegoro Ini Gelar Hajatan Kawinan 2 Hari 2 Malam Dibubarkan Aparat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini