Pernikahan di Kabupaten Jeneponto dengan mahar dan uang panaik yang terbilang sangat banyak menarik banyak pembaca.
Pernikahan anggota polisi dengan perempuan di Kabupaten Jeneponto ini viral di media sosial. Berita SuaraSulsel.id terkait hal ini sudah dibaca sebanyak 168 ribu kali.
Anggota polisi ini disebut memberikan mahar dan uang panaik dengan nilai fantastis kepada istrinya.
Widia menyebut nama perempuan cantik yang diberi mahar ratusan juta rupiah ini dengan panggilan Daeng Fuji.
Baca Juga:28 Kepala Desa di Sulsel Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa
Panaik, dalam budaya Bugis Makassar diartikan sebagai uang belanja untuk pesta. Diberikan oleh pengantin pria kepada pengantin perempuan.
Akun Facebook Widia Meilani menyampaikan mahar dan uang panaik yang diberikan pengantin pria kepada pengantin perempuan sangat fantastis.
Uang Rp 300 juta, perhiasan emas, beras 1 ton, kuda 2 ekor, rumah, tanah, dan mobil.
Informasi yang diperoleh, pesta pernikahan digelar di Kelurahan Tolo Timur, Lingkungan Balang Pasui, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto,Sulsel. Baca Selengkapnya
4. Skandal Ketua KPU Jeneponto
Baca Juga:Kaleidoskop Kesehatan 2020: 5 Hoaks Terpopuler Sepanjang Tahun
![Ketua Majelis Ida Budhiati saat membacakan sidang pembacaan putusan pelanggaran kode etik Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Abdul Latif Idris / [Foto: DKPP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/12/23/76838-sidang-dkpp.jpg)
Skandal Ketua KPU Jeneponto juga menjadi perhatian publik di Sulawesi Selatan. Berita SuaraSulsel.id terkait ini telah dibaca sebanyak lebih 142 ribu kali.